Warga Menolak Kebijakan Pemkot Jadikan SDN Barata Jaya Tempat Isolasi Mandiri

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Rencana Pemerintah Kota Surabaya menjadikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Barata Jaya untuk isolasi mandiri mendapat protes keras dari warga Barata Jaya.

[irp]

Baca juga: Komitmen Perkuat Infrastruktur Ketahanan Pangan, Bupati Yes Sabet Pemimpin Daerah Awards 2026

Spanduk dan poster penolakan dipasang di depan dan di sekitar SDN Barata Jaya oleh warga Barata Jaya RT 03 RW 05, yang menolak kebijakan Pemkot Surabaya.

Ketua RT 03 Barata Jaya, Imam Setiono mengatakan, pemasangan poster dan spanduk tersebut merupakan bentuk penolakan warga terhadap kebijakan Pemkot Surabaya yang menjadikan sekolah menjadi tempat isolasi mandiri.

"Kami pasang poster dan spanduk ini sebagai bentuk penolakan kami, karena info yang kami dapatkan sangat mendadak," kata Imam, Jumat 23 Juli 2021.

Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg

Imam juga mengatakan bila baru mendapat informasi dari warga, bahwasanya SDN Barata Jaya akan menjadi tempat isolasi mandiri bagi pasien covid-19.

"Infonya kami baru dapatkan kemarin Kamis pagi. Itu warga saya dapat info dan kami sangat kaget," tambahnya.

Imam berharap, Pemkot Surabaya bisa mempertimbangkan lokasi yang tepat untuk penentuan tempat isolasi mandiri.

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

"Harapannya Pemerintah Kota Surabaya memperrimbangkan kebijakan ini," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru