Baca juga: HUT ke-16 Klinik Mata KMU, Wabup Dirham Dorong Kolaborasi Perluas Akses Kesehatan Mata yang Inklusif
Menurut Budi, berdasarkan data per hari ini, tanggal 11 Juni 2021, diketahui terdapat sekitar 200 orang pasien yang dirawat akibat terpapar Covid-19 di RSUD dr. Soegiri Lamongan. Meskipun begitu, lanjut Budi, data tersebut masih dapat berubah setiap harinya. “Tiap hari ya fluktuatif. Naik turun datanya,” sambungnya.
Dengan data tersebut, kata dia, untuk bed IGD di RSUD pada hari ini juga sementara penuh dengan beberapa antrian. “Terkait oksigen, sampai sekarang masih bisa mencukupi untuk pelayanan semua pasien yang dirawat di RS Soegiri,” lanjutnya.
Sementara itu, mengenai data kematian yang meninggal dunia akibat Covid-19, Budi menyebutkan, dalam sepekan terakhir ini diketahui ada sekitar 140 orang. “Untuk data kematian, setelah saya konfirmasikan ke petugas terkait, ada sekitar 140-an dalam seminggu ini,” tandasnya.
Baca juga: Tanggap Bencana Bengawan Jero, Mas Dirham Salurkan Lima Ton Beras Korpri untuk Warga Deket
Terakhir, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai yang telah dianjurkan oleh Pemerintah dan tetap bersabar selama menaati PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang demi kebaikan dan keselamatan bersama.
“Kami juga berharap, masyarakat tetap menerapkan pola hidup sehat dengan penerapan 6 M, yakni selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari acara makan bersama,” pungkasnya.
Sebagai catatan, saat ini sejumlah RS di Lamongan yang masih tersedia bed-nya di antaranya RSML dengan 4 bed dan RS Arsy dengan 1 bed. Lainnya seperti RSUD dr Soegiri, RSUD Ngimbang, RSU Intan Medika, RS Muhammadiyah Kalikapas, RSI Nashrul Ummah, RS Bedah Mitra Sehat, RSU dr Suyudi, RS Muhammadiyah Babat, RSU Citra Medika, RSU Permata Bunda, RS Ibu dan Anak Fatimah Lamongan, dan RSML semuanya penuh. (ris)
Editor : Abdul Aziz Qomar