KLIKJATIM.Com | Mojokerto - Untuk menjaga imunitas agar bisa meminilisir paparan virusCovid-19, Pemkot Mojokerto menyiapkan minuman probiotik gratis dan mempercepat target vaksin dengan mengoperasionalkan mobil vaksin keliling.
[irp]
Baca juga: Ngamuk di Jalan Empunala, Ibu Muda di Mojokerto Maki Pemotor dan Aniaya Bocah
Usai menghadiri apel kesiapsiagaan pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa dan Bali di Mapolresta Mojokerto, Wali Kota Ika Puspitasari,bersama Kapolresta AKBP Rofiq Ripto Hinawan dan Forkopimda berkeliling kota untuk memberikan semangat sekaligus sosialisasi pemberlakukan PPKM Darurat kepada masyarakat.
Masyarakat diimbau agar tetap mawas diri dalam kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir. Tidak hanya sosialisasi pemberlakukan PPKM Darurat, Forkopimda yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 juga memberikan air ramuan probiotik dengan mobil keliling serta pembersihan lingkungan melalui cairan disinfektan.
“Pemberian probiotik dan vaksin dengan mobil keliling ini, merupakan salah satu upaya kami dalam menanggulangi penyebaran virus. Salah satunya dengan membentuk imunitas dalam tubuh melalui ramuan probiotik ini. Mobil akan keliling secara random di beberapa titik wilayah,” kata Walikota Mojokerto Ika Puspitasari.
Jika bertemu dengan mobil tersebut, lanjut Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, masyarakat diperbolehkan meminum air probiotik dan melaksanakan vaksinasi secara gratis. Upaya tersebut tidak lepas dari status Kota Mojokerto yang termasuk dalam kategori level empat.
Baca juga: Empat Kendaraan Tabrakan Beruntun di Mojokerto, Dua Orang Terluka
“Himbauan ini bukan semata-mata pembatasan biasa. Namun lebih kepada untuk menjaga, menyelamatkan serta melindungi masyarakat dari bahayanya virus yang telah menjadi pandemi sejak dua tahun terakhir ini. Untuk itu, kami menghimbau agar tetap menerapkan 5M protokol kesehatan,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolresta AKBP Rofiq Ripto Himawan menambahkan, pemberlakuan PPKM Darurat dibarengi dengan pengetatan jalur pada beberapa titik wilayah hukum Polresta Mojokerto sekaligus penerapan jam malam. Polresta Mojokerto akan menerjunkan sedikitnya 380 personel dari tiga pilar untuk berjaga di setiap titik perbatasan wilayah antara Kota dengan Kabupaten Mojokerto.
Baca juga: Lansia Asal Mojokerto Tewas Tertemper Kereta Api di Bawah Flyover Krian
“Kami berharap, setelah jam 8 malam masyarakat bisa memanfaatkan waktu bersama keluarga untuk meningkatkan imunitas,” imbuhnya.
Pemberlakuan PPKM Darurat di Jawa dan Bali ini, mulai diterapkan sejak tanggal 3 sampai 20 Juli 2021. Dimana, Pemkot Mojokerto melalui berbagai sektor mulai mensosialisasikan pemberlakuan PPKM Darurat, baik sektor perdagangan, sektor transportasi, sektor pariwisata, sektor pendidikan dan sektor-sektor lainnya. (ris)
Editor : Tsabit Mantovani