Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah Terkonfirmasi Positif dan Jalankan Isolasi di RSUD

klikjatim.com
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah dikabarkan terpapar Covid-19. Kini bupati perempuan pertama di Bojonegoro telah menjalankan isolasi Di RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro.

[irp]

Baca juga: Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL

Pernyataan itu diungkapkan Bupati Bojonegoro melalui Group WhatsApp (WA) di Jurnalis dan Informasi. "Keadaan saya baik-baik saja dan tetap menjalankan pemerintahan dengan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH), saya terpapar dengan gejala ringan," ujar Bu Anna di Group WhatsApp Senin (5/7/2021) malam.

Bupati Perempuan pertama mengatakan, Dengan isolasi tetap menjalankan tugas pemerintahan dengan bekerja dari rumah (work form home/WFH). Termasuk memonitoring pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 dari segala sumber yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Kodim, Polres, dan Kejari.

"Sementara yang hendel dari pemkab adalah Satlak BPBD. Yang handle di lapangan Bu Sekda," kata Bupati

Baca juga: Peringati HUT ke-81 RI di Kabupaten Bojonegoro, Bawa Sinergi dan Semangat Kemerdekaan Dorong Pembangunan Daerah

Anna Mu'awanah juga menyampaikan bahwa, pasokan oksigen di Bojonegoro semua stok tercukupi, tidak ada kekurangan. Kemudian, kapasitas tempat tidur di RSUD dan swasta semua sudah dinaikkan.

"Untuk Sosodoro sendiri ada 190 tempat tidur. Kita juga menambah tempat isolasi di Hotel Bonero, Kalitidu," tambahnya

Baca juga: Bupati Hadiri Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan, DPRD Serukan Semangat Persatuan

Anna Mu'awanah juga membeberkan di grub bahwa, untuk persoalan tenaga kesehatan sudah ada tambahan 200 orang. Setelah honor mereka dinaikkan dua kali lipat, karena lowongan yang dibuka sepi peminatnya.

Sedangkan untuk vaksinasi terus digallakkan, kerja sama TNI polri atau puskesmas di 36 tempat,  baik datang langsung maupun berbasis desa. Untuk jatim tambahan 50% ( rasio sangat mencukupi) "untuk Swab di labkesda di pkm2 juga gratis untuk tindakan pertama tidak perlu dengan PCR," pungkasnya. (rtn)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru