Tekan Penyebaran Covid-19 di Tulungagung, Bantuan Pasukan dari Yonzipur dan Brimob Akan Disiagakan di Kecamatan

klikjatim.com
Komandan Kodim (Kodim) 0807 Tulungagung, Letkol Inf Mulyo Junaidi saat diwawancarai awak media. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Bupati sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Maryoto Birowo terus memantapkan persiapan terkait pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pihaknya pun mengaku sudah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Kita sudah lakukan rapat dengan gubernur," terang Maryoto.

Lebih lanjut dikatakan, untuk sejumlah persiapan juga sudah dilakukan dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat pada 3 Juli hingga 20 Juli mendatang.

Sementara itu Wakil Ketua I Satgas Covid-19 Tulungagung, Letkol Inf Mulyo Junaidi menuturkan, bahwa saat ini pihaknya sedang menunggu keputusan resmi terkait kedatangan pasukan tambahan dari Batalyon Zeni Tempur dan Brimob. Bantuan mereka diperlukan untuk melakukan penebalan pasukan selama PPKM Darurat berlangsung. "Untuk penebalan pasukan, kita sesuai dengan petunjuk pimpinan ya," jelasnya.

Saat ditanya berapa jumlah pasukan yang akan dikirim ke Tulungagung, Dandim 0807 Letkol Inf Mulyo belum bisa menyampaikan secara pasti. Namun berapapun pasukan yang dikirimkan, pihaknya tetap siap melaksanakan pengamanan selama PPKM Darurat di Tulungagung.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Mulyo memastikan, selama ini 700 personil Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah Tulungagung juga telah disiagakan. Lalu dengan adanya tambahan pasukan, mereka juga siap bekerja bersama untuk penebalan pasukan.

"Intinya kita sudah siap, kalaupun nanti ada penambahan 50 personil kita siap, ada 100 juga kita siap," ungkapnya.

Menurutnya, penebalan pasukan ini akan diarahkan ke lokasi kecamatan-kecamatan di Kabupaten Tulungagung, yang memiliki lonjakan kasus terkonfirmasi tinggi. Tujuannya untuk menekan laju penambahan terkonfirmasi Covid-19 di daerah setempat.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Kehadiran pasukan ini akan bersinergi dengan pasukan gabungan yang sudah ada, untuk memastikan ketaatan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (prokes). Selain itu juga terkait penerapan operasi yustisi dan penegakkan jam malam, termasuk pelaksanaan vaksinasi.

"Tujuan utamanya itu tadi, untuk menekan laju penambahan terkonfirmasi di Tulungagung," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru