KLIKJATIM.COM | Ponorogo- Satu perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono tewas setelah terkonfirmasi covid 19. Dia adalah Kurniawan Eko Nugroho.
[irp]
Baca juga: Kejari Ponorogo Musnahkan Barang Bukti Yang Didominasi Narkoba
"Dia perawat di Polisi Paru. Meninggal usia 45 tahun, " ujar Humas RSUD dr Harjono, Suprapto, Rabu (23/6/2021).
Dia menjelaskan bahwa perawat tersebut memang meninggal dengan status terkonfirmasi COVID-19. Merupakan pasien kormobid. "Pasien itu sebelumnya punya riwayat sakit. Selama 5 atau 6 tahun belakangan menderita kencing manis. Ditambah 2 tahun terakhir juga jantung, " kayanya. Tidak hanya itu, kata dia, pasien juga mengidap kolestrol tinggi. Beberapa bulan, pasien keluar masuk rumah sakit.
Baca juga: Sisihkan Uang Ngudek Kopi di Ponorogo, Wahyudi Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini
Dia mengaku, sebelum meninggal pasien masuk kerja seperti biasa. Namun pada jam 03.00 dini hari merasa sesak nafas. Kemudian dibawa ke IGD RSUD dr Harjono. "Diperiksa sama dokter. Dilanjutkan tindakan. Seperti rekam jantung dan sebagainya. Nah karena harus dirawat dilakukan rapid antigen, " terangnya.
Hasilnya, rapid antigen positif. Seperti aturan, jika rapid antigen positif tentu sudah terkonfirmasi covid 19. Kondisinya terus menurun sebelum pindah kamar. "Ternyata pagi jam 09.00 wib meninggal dunia. Untuk memastikan covid atau tidak dilakukan swab hasilnya positif, " jelasnya.
Baca juga: Pulang Ngaji, 2 Bocah Ponorogo Ditemukan Tak Bernyawa di Kubangan
Menurutnya teman satu polinya dilakukan tracking dan swab. Hasilnya sampai sekarang belum diketahui. "Ada 4 orang. 2 perawat, 1 dokter dan 1 bagian admin. Ya karena itu poli paru ditutup sementara," pungkasnya.(rtn)
Editor : Fauzy Ahmad