KLIKJATIM.Com I Surabaya - Proses karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya mendapatkan fakta kurang mengenakan. Dari data yang diperoleh JNR dari Tim Trenggana Satpol PP Jatim, total ada 35 PMI yang dinyatakan positif Covid-19 usai tiba dari luar negeri.
[irp]
Baca juga: Gerak Cepat! Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi
"Dari data kedatangan PMI tanggal 17 dan 18 Juni 2021, berdasarkan laporan KKP ada 35 PMI yang dinyatakan positif Covid-19. Tadi malam (Jumat, 18 Juni 2021) kami lakukan evakuasi," tutur Ketua Tim Trenggana Satpol PP Jatim, M. Solihin, Sabtu (19/6/2021).
Dari laporan KKP tersebut, Tim Trenggana pun langsung membantu proses evakuasi PMI yang positif. Namun kendala muncul karena RS rujukan untuk pasien positif Covid-19 penuh.
Baca juga: Peringati Hardiknas, SMK Sunanul Muhtadin Gresik Luncurkan Pojok Baca di Setiap Kelas
"Kami koordinasi untuk rujukan di RS Lapangan Indrapura dan Gedung Zam-zam Asrama Haji semuanya penuh. Setelah koordinasi bersama KKP, rwsepsionis Asrama Haji, Pemkot Surabaya, dan BPBD Jatim, maka langsung dievakuasi ke Ruangan Hall E Asrama Haji," jelasnya.
BPBD Jatim pun menindaklanjuti kasus positif PMI terbanyak sejak kedatangan tanggal 28 April 2021 lalu. Upaya dari BPBD Jatim yakni dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada kamar yang sebelumnya digunakan PMI yang positif Covid-19.
Baca juga: Diduga Mabuk, Remaja Bonceng Tiga Tabrak Tukang Becak di Jember Hingga Kritis
"Untuk evakuasi semuanya berjalan lancar. Dari 35 PMI yang dievakuasi, ada tiga orang yang masih dalam pencarian karena tidak berada di kamarnya. Alhamdulillah semua berjalan lancar dan semuanya selesai sekitar pukul 00.45 WIB," terangnya. (*)
Editor : Redaksi