KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerentanan bencana banjir yang cukup tinggi. Hal itu dikarenakan Bojonegoro dilalui Sungai Bengawan Solo. Hampir setiap musim hujan tiba, sungai terpanjang di Jawa itu meluap.
[irp]
Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri
Untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana tersebut, dilaksanakan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana di Lapangan Jembatan Sosrodilogo Bojonegoro pada Senin (16/12/2019).
Dansatbrimob Polda Jatim, Kombes I Ketut Gede Wijatmiko saat membuka acara mengatakan, seluruh aparat pemerintah dan TNI Polri harus bersiap menghadapi segala kemungkinan bencana yang akan terjadi. Dan kepada seluruh peserta apel agar selalu menyiapkan jasmani dan rohani. "Bersatu bersama-sama dan bahu-membahu untuk menolong masyarakat," tegasnya.
Dengan adanya kesiapsiagaan sejak dini, dia berharap ada minimalisir resiko. Setidaknya bencana yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa, "Saya kira untuk kesiapan penanggulangan sudah cukup dan semoga tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan," pintanya.
Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, ada 14 titik yang rawan terdampak bencana banjir maupun banjir bandang. Wilayah tersebut tersebar beberapa kecamatan.
Baca juga: Dua Terduga Pencuri Kabel di Bojonegoro Diamankan Polisi dan Warga, Satu Pelaku Kabur
“Untuk banjir biasa ada 21 kecamatan yang berpotensi terdampak. Sementara banjir bandang ada 16 kecamatan yang berpotensi terdampak,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Bojonegoro Umar Ghoni.
Umar menjelaskan, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro berpotensi terdampak banjir dari luapan bengawan Solo maupun banjir bandang. Mulai dari Kecamatan Margomulyo hingga Kecamatan Baureno.
[irp]
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
“Kalau banjir bandang dan longsor potensinya ada di wilayah dataran tinggi, seperti Kecamatan Gondang, Sekar, Bubulan juga Temayang,” jelasnya.
Sementara itu, apel kesiapsiagaan bencana ini dihadiri sejumlah pejabat dari TNI, Polres Bojonegoro, Pemkab Bojonegoro dan tokoh masyarakat. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah