Sepekan Ke Depan Diprediksi Hujan Masih Akan Guyur Wilayah Jatim

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Awal musim kemarau 2021 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) diprakirakan terjadi pada bulan April meliputi 21 ZOM (35,0 persen) dan bulan Mei meliputi 35 ZOM (58,3 persen).

[irp]

Baca juga: Putaran Pembuka Moto3 Junior, Pebalap Binaan Astra Honda Siap Taklukkan Sirkuit Barcelona

Paling awal diprakirakan Maret dasarian III, terjadi di Banyuwangi bagian selatan. Sementara paling lambat diprakirakan terjadi di Malang bagian tenggara, Lumajang bagian barat daya, dan Banyuwangi bagian tengah pada Juli dasarian I.

Lalu mengapa akhir-akhir ini hujan masih kerap kali mengguyur wilayah Jatim, dan sampai kapan itu terjadi ?

Baca juga: Dukung Pemberdayaan Inklusi, BTPN Syariah Buka Lowongan Kerja Strategis untuk Profesional

Luthfi, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda menjelaskan, secara umum wilayah Jatim saat ini sudah masuk musim kemarau. Itu berdasarkan monitoring dasarian hujan 10 Juni 2021 dan kriteria curah hujan kurang dari 50 mm/dasarian.

Disebutkan, bahwa potensi hujan di wilayah Jatim saat ini dipengaruhi oleh penjalaran gelombang atmosfer ekuator dari barat ke timur berupa gelombang MJO (Madden Julian Oscillation).

Baca juga: Komitmen Dekarbonisasi, TPK Semarang Bangun Fondasi Data Emisi Terukur untuk Daya Saing Global

Selain itu, ditambah juga suhu muka laut di perairan Jatim yang masih cukup hangat. Sehingga, selama sepekan ke depan wilayah Jatim masih akan diguyur hujan.

"Diperkirakan potensi hujan akan masih berlangsung hingga sepekan ke depan," jelasnya dikonfirmasi, Kamis (17/6/2021). (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru