Viral Penemuan Ikan Penis yang Dipercaya Bisa Tingkatkan Birahi

klikjatim.com
Hewan laut yang dinamai ikan penis. (istimewa)

KLIKJATIM.Com--Jagad media sosial dihebohkan dengan penemuan hewan laut yang bernama latin Urechis Caupo atau yang sering disebut ikan penis. Jenis hewan laut yang bentuknya menyerupai alat kelamin pria ini ditemukan terdampar memenuhi pantai di San Fransisco, California, Amerika Serikat.

Ikan tersebut ditemukan di Pantai Drake yang jaraknya 80 kilometer dari san Fransisco. Diduga ikan penis terdampar karena tersapu badai. Ikan ini sering juga disebut penjaga penginapan yang gemuk (fat inkeeper).

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

[irp]

Ikan penis sendiri banyak ditemukan di California. Dilansir dari Detik, ikan penis, yang disebut gaebul di Korea Selatan, populer karena dipercaya bisa meningkatkan birahi seksual.

Ikan penis mencari mangsa dengan menggali terowongan berbentuk U. Ikan penis mengeluarkan cairan lengket saat air pasang yang digunakan untuk mencari mangsa.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

[caption id="attachment_9515" align="alignnone" width="300"] Foto: istimewa[/caption]

Dilansir dari Bay Nature, cairan tersebut berbentuk seperti bangkai ubur-ubur yang dapat memperangkap plankton, bakteri, hingga biota laut lainnya. Sementara itu, liang yang dibuat ikan penis juga bisa dimanfaatkan oleh kepiting dan udang.

Ikan penis bisa hidup cukup lama hingga mencapai 25 tahun. Ikan penis tercatat ada di fosil yang berusia 300 tahun.

[irp]

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Ikan penis menjadi buruan bagi berang-berang, hiu, ikan pari, hingga burung camar. Sebelumnya, penemuan ribuan ikan penis terdampar di sebuah pantai di California, Amerika Serikat. Seorang ahli kehidupan laut yang menulis untuk Bay Nature, Ivan Parr, menjelaskan bahwa badai yang kuat diduga telah memaksa ribuan makhluk bulat ini keluar dari liang mereka dan terpapar oleh predator.

"Ya, desain fisik cacing pemilik bentuk yang gemuk, memiliki beberapa penjelasan yang harus dilakukan. Tetapi hewan yang gemuk itu menghabiskan hidupnya di bawah tanah," tulis Ivan Parr. (*/mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru