Dikira Pembeli Rumah, Tamu Tak Diundang Lakukan Percobaan Pembunuhan Kepada Pak Dosen di Situbondo

klikjatim.com
Ilustrasi percobaan pembunuhan

KLIKJATIM.Com I Situbondo - Aksi percobaan pembunuhan menimpa seorang dosen, Hamim Wajdi yang ber-KTP Desa Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Ia dijerat dengan tali oleh calon pembeli rumahnya saat bertemu di Dusun Paleran, Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Pelakunya adalah Babul Bahri (37), warga Dusun Nangger, Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

[irp]

Baca juga: Krisis Air Mulai Mengancam, Desa Deru Jadi Penerima Bantuan Perdana BPBD Bojonegoro

“Pelaku sudah kami amankan kemarin malam di rumahnya tanpa perlawanan,” kata Kapolsek Maron, Iptu Samiran.

Kejadian percobaan pembunuhan itu, sebenarnya terjadi pada Rabu (03/02/2021). Bermula ketika korban yang hendak menjual rumahnya di Dusun Paleran, mendapat pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp pada Sabtu (23/01/2021), sekira pukul 23.49 WIB. Orang tak dikenal itu, mengaku tertarik dengan rumahnya.

Pesan itu direspon oleh korban, sehingga terjadilah percakapan antara keduanya. Pria yang mengaku bernama A’at tersebut, lantas berjanji akan melihat rumah Hamim pada Rabu (03/02/2021) pagi hari. Pertemuan itu juga akan membahas harga rumah yang ditawarkan korban.

Karena Hamim masih mengampu mata kuliah, ia meminta A’at datang pada siang hari. Ia juga menyarankan pria tersebut menunggu di jalan dekat rumah. “Dalam obrolan via WA, A’at tidak bisa datang sendiri, jadi anaknya yang disuruh,” tuturnya.

Baca juga: Honda Premium Matic Day Madiun Hadirkan Semarak Budaya Reog dan Promo Menarik Skutik Premium

Sekitar pukul 13.25 WIB, korban bertemu seseorang menunggunya. Korban mengira kalau orang itu adalah anak dari A’at. Tanpa banyak tanya, korban langsung mengajak orang tersebut untuk melihat rumah yang hendak ia jual.

“Setelah korban menuju dapur untuk diperlihatkan, orang tersebut justru menjerat leher korban dari belakang dengan kabel. Beruntung korban berhasil memberontak dan berhasil meloloskan diri dari percobaan pembunuhan itu. Pelaku yang gagal, kemudian kabur saat korban mencari pertolongan,” terang Kapolsek Maron.

Hamim yang berusia 45 tahun, lantas melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Maron. Dari keterang korban dan hasil penyelidikan, polisi menduga pelakunya adalah Babul Bahri. Ketika hendak ditangkap, pelaku justru melarikan diri.

Baca juga: Sekda Sumenep Singgung Skandal BSPS 2024, Minta Program Tahun Ini Bersih dari Praktik Potongan dan Mark Up

“Sehingga kami memasukan namanya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” imbuhnya.

Senin (14/6/2021) kemarin polisi mendapat informasi jika pelaku berada di rumahnya. “Malam itu juga kami meringkus pelaku. Saat ini kami memeriksaan, untuk mengetahui motif pelaku. Juga mengembangkan untuk mengetahui, apakah pelaku beraksi sendirian atau masih ada orang lain,” pungkasnya. (*)

Editor : Tsabit Mantovani

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru