KLIKJATIM.com |Tulungagung - Percobaan bunuh diri yang dilakukan AM (20) selama ini berhasil digagalkan oleh pihak keluarga. Namun dalam aksi bunuh diri pada Selasa 915/6/2021), warga Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung, gagal diselamatkan. Korban meninggal dunia dengan posisi menggantung di depan rumahnya.
[irp]
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saudara kembar AM yang langsung memanggil tetangganya, setelah mengetahui peristiwa tersebut.
Kapolsek Pakel, AKP Randy Irawan mengatakan, mengetahui peristiwa tersebut langsung saja tetangga dan keluarga korban berupaya menyelamatkan AM dan memutus tali yang melilit lehernya. Namun upaya tersebut gagal, AM tetap tak bisa diselamatkan.
"Begitu tau korban ini menggantung, saudaranya dan tetangganya langsung berusaha menurunkan namun korban sudah meninggal," ujarnya.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Randy mengungkapkan, pihaknya yang menerima laporan ini langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian.
Hasil visum yang dilakukan oleh tim Inafis dan petugas kesehaatan pada tubuh AM tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan, AM dipastikan meninggal karena gantung diri. "Luka ditemukan di leher saja, selebihnya tidak ada luka tanda kekerasan di tubuhnya," ucap Randy.
Randy mengungkapkan, selama AM dikenal sebagai pemuda yang depresi dan rutin mengkonsumsi obat penenang, tidak hanya itu saja sebab AM juga berulang kali mencoba bunuh diri namun upaya tersebut bisa digagalkan oleh keluarga.
Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban
"Jadi pas kejadian itu pas keluarganya lengah, karena memang dikenal depresi dan minum obat penenang, trus sudah berusaha bunuh diri juga," ucapnya.
Masih menurut Randy, pihak keluarga menerima hal ini sebagai musibah dan tidak menginginkan otopsi serta meminta jenazah langsung dimakamkan. (rtn)
Editor : Iman