Pilkades PAW di Gresik, Desa Metatu Dipimpin Perempuan Single Berlatar Belakang Pengusaha Mebel

klikjatim.com
Tiga calon Kepala Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik yang ikut dalam pemilihan kepala desa Pergantian Antar Waktu pada Minggu (13/6/2021). (Ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, telah usai. Satu-satunya perempuan yang ikut dalam bursa pencalonan Kades Metatu, akhirnya terpilih dalam mekanisme pemilihan secara musyawarah mufakat dari masing-masing tokoh di rukun tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), Minggu (13/6/2021). 

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Dia adalah Diana Eviana. Perempuan berusia 27 tahun ini terpilih untuk menggantikan kades sebelumnya, yang telah meninggal dunia sebelum masa baktinya selesai. 

Ketua Pelaksana Pilkades, Hadi Setiawan mengatakan, pemilihan Kades PAW ini menggunakan sistem musyawarah mufakat yang diikuti perwakilan masyarakat dari 7 unsur di masing-masing RT, RW, BPD dan Perangkat Desa. "Untuk perwakilan dari tingkat RT/RW itu ada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh petani, tokoh perajin dan tokoh pendidikan," jelasnya.

Nah, dalam pemilihan calon Kepala Desa kali ini diikuti 3 orang sebagai kandidat. Mereka adalah Abdul Fatah, M Ludfi Khambali dan Diana Eviana. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Selanjutnya dalam pemilihan secara musyawarah ini diikuti 187 orang pemilih. "Peserta musyawarah pemilihan kepala desa antar waktu jumlahnya 187 orang. Mereka dari unsur pemerintah desa, BPD dan unsur masyarakat yang dipilih lewat musyawarah di 24 rukun tetangga, yang hadir ada 185 orang," ujar Hadi, yang juga Sekretaris Desa Metatu. 

Adapun hasilnya, lanjut dia, untuk calon Abdul Fatah mendapatkan 11 suara, M Ludfi Khambali meraih 70 suara dan Diana Eviana sebanyak 104 suara. "Alhamdulillah semua berjalan tertib, khidmat dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes)," imbuhnya. 

Menurutnya, Pilkades PAW secara musyawarah mufakat ini pertama kali dilakukan di Kabupaten Gresik. Sebab hal tersebut lebih efektif. "Musyawarah mufakat desa dalam PAW ini adalah sejarah, dan baru pertama kali di Kabupaten Gresik. Dan alhamdulillah hasilnya lancar," katanya. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Sementara Muhammad Faisol Arif, saksi pemenangan Diana Eviana (Dina) mengatakan, pemilihan ini sudah menghasilkan pemimpin yang baik. Pasalnya, sosok Diana ini disebut sudah mandiri dengan berwirausaha yaitu jualan mebel.

"Walaupun belum berkeluarga, tapi pendidikan strata dua (S2) di Unair dan pengalaman berwirausaha di toko mebel milik orang tuanya bisa menjadi bekal untuk memimpin di desa," tandas Faisol. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru