KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Bojonegoro telah memiliki modin perempuan sebanyak 352. Kamis (12/12/2019) siang mereka diberi pelatihan tata cara memandikan jenazah oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bojonegoro. Acara yang dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Anna Muawwanah itu diharapkan bisa membangun keterampilan para modin perempuan.
[irp]
Baca juga: Jelang SPMB 2026, Inspektorat Bojonegoro Tegaskan Gratifikasi dan Titipan Siswa Bisa Berujung Pidana
Kegiatan pelatihan tata cara memandikan jenazah itu sengaja digelar untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan bagi modin perempuan di Kabupaten Bojonegoro. Selain itu juga untuk dipublikasikan lebih kepada masyarakat. Sebab, selama ini hanya modin laki-laki yang dikenal masyarakat.
Bupati Bojonegoro Anna Muawannah mengatakan, pemerintah mendukung secara penuh kegiatan ini. Kegiatan semacam ini akan terus dilakukan dan dikembangkan pada 2020 mendatang.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Muhammadiyah Bojonegoro Perkuat Kesadaran Perlindungan Pekerja
Lebih lanjut Bupati perempuan pertama ini menambahkan, kepedulian kepada modin perempuan harus ditingkatkan. Pasalnya, mereka sangat diperlukan masyarakat. Dalam profesi pekerjaan sosial yang datang dari panggilan hati dan timbul dari keikhlasan jiwa. "Semoga dengan kegiatan ini bisa menjadikan manfaat di tengah Masyarakat." Ujarnya
[irp]
Baca juga: 50 Guru Madrasah Bojonegoro Berangkat ke Jakarta, Suarakan Tuntutan Kesejahteraan
Sahari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bojonegoro mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Kementerian Agama dan Dinas Kesehatan setempat untuk menunjang kegiatan pelatihan tersebut. Pelatihan ini untuk mengembangkan wawasan modin serta meningkatkan kemampuan untuk mengurus jenazah di tengah masyarakat. "Baik dari segi agama maupun segi kesehatan mereka harus benar-benar menguasai. Agar ke depan tidak menimbulkan masalah," tandasnya. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah