Untuk Kebutuhan Istri Hamil, Pekerja di Tulungagung Garong Uang Majikan Hingga Rp 400 Juta

klikjatim.com
Tersangka saat menjalani pemeriksaan. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Satreskrim Polres Tulungagung menangkap tersangka kasus pencurian kartu kredit dan kartu ATM, Tauchid (31), warga Kecamtan Berbek, Kabupaten Nganjuk pada Senin (25/5/2021) lalu. Tersangka berhasil diringkus saat berada di mess pekerja.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Begitu ada laporan langsung kita tanggapi dan (tersangka) kita amankan saat ada di mess," ujar Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Trisakti Saiful Hidayat, Minggu (6/6/2021) siang.

Dia menjelaskan, terbongkarnya kasus ini bermula dari kecurigaan korban. Yaitu mendapatkan informasi penarikan dalam jumlah besar dari petugas bank.

Kemudian korban mencoba melihat rekaman CCTV saat penarikan dilakukan. Rupanya orang yang melakukan penarikan adalah karyawannya sendiri, yaitu tersangka Tauchid.

Setelah itu korban langsung melapor kepada polisi dan ditindaklanjuti. "Kelihatan dari CCTV itu yang melakukan karyawannya akhirnya langsung dilaporkan polisi," ucapnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Dengan berbekal laporan dan barang bukti yang ada, polisi pun mendatangi tersangka di mes penginapan tempat kerjanya. "Kita temukan sisa uangnya itu di dalam lemari tersangka," jelasnya.

Dari tangan tersangka berhasil diamankan sejumlah barang bukti. Antara lain uang tunai sekitar Rp 325 juta, print out kartu ATM dan print out kartu kredit.

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku menjalankan aksinya sejak bulan Maret lalu. Ia memanfaatkan kelengahan majikannya yang meletakkan dompet berisi kartu ATM di dalam kamar, bahkan pin ATM pun juga tercatat di dompet tersebut. Sehingga bisa dengan mudah dibobol tersangka.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Pin-nya itu ditulis di dompet bersama dengan ATM dan kartu kreditnya," terang Trisakti.

Kepada polisi, tersangka mengaku sebagian uang dari hasil pencurian sudah dibelanjakam untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya istrinya yang tengah hamil. "Sebagian sudah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sisanya disimpan di rumah kosnya," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru