KLIKJATIM.Com | Ngawi—Aksi maling berinisial STN (39) sebagai sepsialis jambret dengan korban berakhir. Dia dibekuk Satreskrim Polres Ngawi setelah tiga kali berkasi di Kota Ngawi.
[irp]
Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf
"Untuk TKP Ngawi itu sampai 3 kali. Pengakuannya pernah melakukan hal yang sama di Bojonegoro, Magetan dan Madiun," ujar Kasat Resktim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, Jumat (4/6/2021).
Salah satu lokasinya, kata dia, di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Korbannya adalah Hevi Riani (37) warga Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan.
Saat itu, korban sudah diincar dari Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. "Pelaku menguntit setiap korbannya. Termasuk korban yang terakhir ini," katanya.
Merasa memasuki wilayah Geneng, kata dia, kondisi lalu lintas memang sepi. Sehingga, pelaku yang sudah mengincar melancarkan aksinya.
"Pelaku memepet korban. Lalu mengambil paksa tas yang dibawa korban," tambah AKP Gusti.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
Menurutnya, pelaku di Ngawi melakukan penjambretan hingga 3 kali pada waktu pagi ke siang hari. Sekitar pukul 11.00 wib. Namun selalu melakukannya di tempat yang sepi.
Selain itu, korban yang diincar adalah perempuan. "Perempuan sendiri. Itu pasti diincar sebagai korban," beber AKP Gusti.
Dia mengaku untuk korban juga yang membawa tas. Sehingga mudah saat melakukan penjambretan.
Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH
"Untuk yang Hervina itu diambil tas nya. Di dalamnya ada handphone dan uang tunai Rp 600 ribu. Korban lainnya ada yang luka," terangnya.
Sementara, pelaku mengklaim bahwa melakukan penjambretan karena faktor ekonomi. Dia mencari korban siapa saja asal perempuan sendiri dan menggunakan tas.
"Jadi kalau korban menngunakan tas kan saya enak. Tinggal menariknya saja. Pokoknya barang di dalam tas saya ambil," pungkasnya. (mkr)
Editor : Fauzy Ahmad