Beraninya Incar Perempuan, Jambret Antar Kota Ini Dibekuk Polres Ngawi

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Ngawi—Aksi maling berinisial STN (39) sebagai sepsialis jambret dengan korban berakhir. Dia dibekuk Satreskrim Polres Ngawi setelah tiga kali berkasi di Kota Ngawi.

[irp]

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

"Untuk TKP Ngawi itu sampai 3 kali. Pengakuannya pernah melakukan hal yang sama di Bojonegoro, Magetan dan Madiun," ujar Kasat Resktim Polres Ngawi,  AKP I Gusti Agung Ananta Pratama, Jumat (4/6/2021).

Salah satu lokasinya, kata dia, di Jalan Raya Ngawi-Maospati, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Korbannya adalah Hevi Riani (37) warga Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan. 

Saat itu, korban sudah diincar dari Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. "Pelaku menguntit setiap korbannya. Termasuk korban yang terakhir ini," katanya. 

Merasa memasuki wilayah Geneng, kata dia, kondisi lalu lintas memang sepi. Sehingga, pelaku yang sudah mengincar melancarkan aksinya. 

"Pelaku memepet korban. Lalu mengambil paksa tas yang dibawa korban," tambah AKP Gusti. 

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025

Menurutnya, pelaku di Ngawi melakukan penjambretan hingga 3 kali pada waktu pagi ke siang hari. Sekitar pukul 11.00 wib. Namun selalu melakukannya di tempat yang sepi. 

Selain itu, korban yang diincar adalah perempuan. "Perempuan sendiri. Itu pasti diincar sebagai korban," beber AKP Gusti. 

Dia mengaku untuk korban juga yang membawa tas. Sehingga mudah saat melakukan penjambretan. 

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

"Untuk yang Hervina itu diambil tas nya. Di dalamnya ada handphone dan uang tunai Rp 600 ribu. Korban lainnya ada yang luka," terangnya. 

Sementara, pelaku mengklaim bahwa melakukan penjambretan karena faktor ekonomi. Dia mencari korban siapa saja asal perempuan sendiri dan menggunakan tas. 

"Jadi kalau korban menngunakan tas kan saya enak. Tinggal menariknya saja. Pokoknya barang di dalam tas saya ambil," pungkasnya. (mkr)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru