Cara Perajin Tahu dan Tempe di Sidoarjo Mensiasati Mahalnya Harga Kedelai

klikjatim.com
Perajin tahu sedang membuat tahu

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Kenaikan harga kedelai sebagai bahan utama tahu dan tempe yang kini mencapai Rp 11 ribu per kilogram, dikeluhkan para perajin di Sidoarjo. Agar usahanya tetap berjalan, mereka menyiasatinya dengan berbagai cara.

[irp]

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Seperti yang dilakukan Farid (51), perajin tahu asal Desa Sepande, Kecamatan Candi ini terpaksa menaikkan harga tahu, dari harga awal Rp 30 ribu, saat ini menjadi Rp 33 ribu per kotak besar.

"Perajin tahu tidak bisa mengurangi ukuran tahu, jalan satu-satunya harga tahu dinaikkan," kata Farid, Senin (1/6/2021).

Farid mengharapkan, harga kedelai yang saat ini mencapai Rp 11 ribu per kg, bisa secepatnya turun. Kalau tidak, pasti banyak perajin yang bakal menutup usahanya.

"Dengan harga kedelai yang Rp 11 ribu, semua perajin tahu tidak mendapat untung, karena harus membayar karyawan dan biaya lain. Setiap hari, saya menghabiskan kedelai hampir satu kwintal," ujar Farid.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

Ia mengharapkan,  pemerintah membantu para perajin tahu dan tempe, agar harga kedelai turun. “Kami berharap, harga kedelai bisa seperti 3 tahun lalu di kisaran Rp 7.500. Itu harga ideal," terangnya.

Sementara itu, Lukman (45) perajin tempe asal Jabon Sidoarjo mengaku bahwa kenaikan harga kedelai merangkak naik setiap minggunya. Dari minggu sebelumnya harga kedelai itu Rp 9.800, tiga hari berikutnya naik kembali menjadi Rp 10.300, sedangkan hari ini harga kedelai mencapai Rp 11 ribu.

"Kami terpaksa mengecilkan ukuran tempe. Kalau menaikkan harga tentu berat bagi pembeli. Jangan-jangan mereka malah kabur," kata Lukman.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Menurutnya, melambungnya harga kedelai sebagai bahan utama tahu dan tempe tidak terjadi kali ini saja. “Pada Bulan Januari lalu, harga kedelai mencapai Rp 9.500 per kg. Namun kenaikan kali ini paling tinggi. Kami berharap, pemerintah cepat menolong para perajin dengan menurunkan harga kedelai,” imbuhnya. (bro)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru