KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar Sosialisasi Penguatan Pendataan dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra, di Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Senin (31/5/2021) pagi.
[irp]
Baca juga: Perkuat Distribusi Energi, Patra Logistik Resmi Kelola Operasional Armada SKID LPG di Jatimbalinus
Dari sosialisasi ini diharapkan bisa didapatkan data yang real yang nantinya dipakai BKKBN untuk menentukan program dan kebijakan ke depan.Hal tersebut dikatakan Koordinator Bidang Keluarga Berencana BKKBN Provinsi Jawa Timur, Waluyo Ajeng Lukitowati. “Saat ini pendataan semua kelompok umur di Jatim sudah mendekati angka 78 persen. Diharapkan, pada akhir Bulan Juni 2021 nanti, proses ini rampung,” terangnya.
Ia menerangkan, selanjutnya data tersebut digunakan sebagai basis data BKKBN dalam program Bangga Kencana. “Kami berharap, akhir Bulan Juni 2021, proses ini benar-benar selesai sehingga terlihat jumlah penduduk di Jawa Timur sesuai kelompok umur. Hal itu untuk menentukan program keluarga berencana di Jawa Timur,” jelasnya.
Dia juga berpesan, kader-kader Posyandu agar aktif mengawasi bila ada stunting di desanya.
“Kami akan bekerjasama dengan lembaga pemerintahan yang lain serta pihak swasta untuk menurunkan sekaligus menghilangkan angka stunting di Jawa Timur,” imbuhnya.Sekretaris Dinas P3AKB Sidoarjo Syamsu Rizal mengatakan, pendataan keluarga di Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai 90 persen. “Majunya bangsa berawal dari majunya keluarga,” ucap mantan Camat Buduran ini.
Sementara itu, anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina yang hadir di lokasi menyampaikan, pendataan keluarga di tahun 2020 dan 2021 memang sedikit tersendat karena pandemi. “Kami berharap ada langkah terobosan, agar proses pendataan keluarga ini bisa segera tuntas,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.
Selain itu, dia berharap proses vaksinasi covid-19 untuk warga segera selesai. “Saat ini proses vaksinasi terus berjalan. Diharapkan 70 persen dari jumlah penduduk mendapat vaksin agar tercipta heard imunity. Sehingga tercipta keluarga bahagia, sentosa, aman dan sehat,” tutupnya. (rtn)
Editor : Satria Nugraha