Produksi Jagung Ngawi Terus Meningkat

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Ngawi - Jagung menjadi andalan Kabupaten Ngawi. Kasi Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Ngawi Hasan Zunairi menjelaskan, target tanam jagung pada tahun 2021 ini mencapai 30.167 hektar dibanding tahun 2020 mencapai 33.586 hektar.

[irp]

Untuk jumlah produksi tahun 2020 mencapai 241.625 ton jagung pipil. Dan untuk realisasi panen sampai bulan April 2021 ini sudah mencapai 14.043 hektar dengan potensi produksi hingga saat ini 100.821 ton. Luasan wilayah tanaman padi meliputi kecamatan Karanganyar, Bringin, Padas, Karangjati, Pitu, Widodaren dan Ngawi. “Rata – rata di Ngawi potensinya mencapai 6-7 ton per hektar, “katanya, Senin (24/5).

Dia menambahkan, setiap tahunnya ada alokasi dana untuk membantu petani kita selama pandemi Covid -19 ini ada bantuan benih jagung untuk 5.000 hektar. Untuk setiap hektar mendapat 15 kilogram benih jagung.

“Saat ini bantuan ada 7,5 ton benih jagung. Dan pasca panen akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat seperti mesin pemipil jagung atau konselor yang sudah didistribusikan dan juga ada yang belum,” tambahnya.

Parno salah satu petani jagung mengatakan, bahwa untuk benih jagung untuk 1 kilogramnya penyebaran benih menghasilkan 3-4 kuintal per hektar. Berhubung di daerah sini tepatnya di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman untuk pengairannya hanya dapat mengandalkan dari hujan sehingga petani tidak dapat memaksimalkan hasil panennya.

“Untung atau tidaknya kita melihat harga pasarannya. Saat ini harga pasaran jagung Rp 5.300 – Rp 5.500 untuk jagung pipil kering. Selain itu, petani juga membutuhkan alat planter dan selep jagung,” pungkasnya. (*)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru