KLIKJATIM.Com | Lamongan — Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan laporan pertanggungjawaban terkait pelaksanaan APBD tahun 2020 melalui rapat paripurna DPRD hari pertama, dalam rangka pengantar nota keuangan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Senin (24/5/2021).
[irp]
Baca juga: Keren! Kemiskinan Ekstrem Jawa Timur Tersisa 0,29 Persen, Jauh di Bawah Rata-Rata Nasional
Diketahui bahwa penyampaian laporan pelaksanaan APBD ini merupakan agenda tahunan dari suatu siklus pengelolaan keuangan daerah. Laporan tersebut merupakan perwujudan dari kinerja pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Yuhronur pun mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 di tahun 2020 telah melumpuhkan berbagai sektor. Mulai dari kehidupan masyarakat maupun pemerintahan. Dan, untuk menanggulangi hal tersebut Pemkab Lamongan melakukan refocusing APBD sehingga kapasitasnya mengalami kontraksi sebesar minus 6,8 persen.
Lebih lanjut Yes, sapaan Bupati Lamongan menjelaskan, postur APBD Kabupaten Lamongan setelah dilakukan perubahan terkait pendapatan daerah ditarget sebesar Rp 2,98 triliun. Sedangkan belanja daerah dan transfer dialokasikan sebesar Rp 3,01 triliun.
Baca juga: Hebat! Gandeng Konsumen dan Komunitas, MPM Honda Jatim Sukses Gelar Aksi Donor Darah
Dengan demikian mengakibatkan defisit sebesar Rp 36,57 miliar, sehingga diseimbangkan melalui kebijakan pembiayaan yang ditargetkan sebesar Rp 43,52 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 6,95 miliar.
“Pendapatan daerah tahun anggaran 2020 terealisasi 95,41 persen, belanja daerah terealisasi sebesar 93,75 persen. Untuk surplus, dari target surplus yang ditetapkan diperoleh realisasi surplus sebesar Rp 15,13 miliar. Sedangkan untuk kinerja pembiayaan, dari sisi penerimaan tercapai realisasi sebesar 99,18 persen yang berasal dari penggunaan SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) dan penerimaan piutang Daerah,” urainya.
Baca juga: Rangkul Generasi Muda Jadi Pesan Penting Untuk Kader PDI Perjuangan di Jember
YES juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kerjasama dan sinergi semua pihak termasuk ASN, perangkat daerah dan mitra kerja pembangunan DPRD atas keberhasilan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dan upaya yang telah dilaksanakan bersama dalam menghadapi pandemi covid-19.
“Saya berharap, dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 ini dapat memberikan gambaran dan informasi yang jelas kepada semua pihak atas kinerja keuangan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan,” tandasnya. (nul)
Editor : Abdul Aziz Qomar