Tragis, Kakek di Madiun Tewas Terpanggang di Kamar

klikjatim.com
Lokasi kebakaran yang menewaskan seorang kakek di Madiun. (istimewa)

KLIKJATIM.Com | Madiun - Kakek Sardju (79), ditemukan tewas terpanggang di rumahnya Jalan Mondroguno, Kelurahan Sogaten, Kota Madiun, Kamis (20/5/2021) malam. Saat ditemukan, korban dalam posisi telungkup di atas kasur dalam rumahnya. 

[irp]

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

"Korban diduga terbakar karena si jago merah membakar tempat tidurnya pada Kamis malam," ujar Kasi Operasi Evakuasi Penganggulangan Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kota Madiun, Anang Dwi Sulistyanto, Jumat (21/5/2021). 

Dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran berasal dari putung rokok. Kemudian membakar kasur yang terbuat dari kapuk. 

Diceritakan, sebelum terjadinya kebakaran korban disebut sempat meminta sebatang rokok kepada anaknya yang bernama Misri (54) setelah disuapi makan sore. Tak menaruh curiga sang anak pun memberikannya. 

"Tak lama kemudian Misri pamit pergi ke rumah mertuanya yang berada di Kecamatan Manguharjo untuk menghadiri acara pengajian," katanya. 

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

Pada malam harinya, warga setempat melihat listrik rumah korban padam. Tak hanya itu, tetangganya juga melihat api dan asap yang muncul dari kamar korban.

"Warga setempat menuju rumah korban. Sesampainya di rumah korban, warga melihat api masih kondisi menyala di kamar korban dan posisi jasad korban tertelungkup di dalam kamar," bebernya. 

Menurutnya, warga setempat bahu membahu memadamkan api yang berada di dalam kamar korban. Dan apesnya, Sardju yang diduga tidak bisa melarikan diri pun tewas terbakar. Karena kondisinya sakit sehingga sulit berjalan dan juga mengalami gangguan penglihatan. 

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

“Korban memang sudah tua. Dan dua bulan terakhir sakit dan kesulitan berjalan, serta punya gangguan penglihatan. Kondisi ini menjadikan korban tidak bisa melarikan diri saat kejadian," kata Anang.

Usai menerima laporan warga, pihaknya mengerahkan tim Damkar untuk proses evakuasi. Untuk mengantisipasi munculnya api susulan, tim melakukan pembasahan di seluruh area kebakaran. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru