Meski Dibuka Pengunjung Wisata di Tulungagung Masih Rendah

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Tulungagung mulai dibuka dengan tujuan pemulihan ekonomi di masa pandemi. Namun, tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

[irp]

Baca juga: Kukuhkan Kepala BPKP Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

Pengelola wisata Nangkula Park Tulungagung, Anang Mustofa mengatakan, meski dibuka, namun jumlah pengunjung tak seramai tahun sebelumnya.

"Kalau dibandingkan sebelumnya, belum pulih kondisinya,"ujar Anang.

Nangkula Park yang merupakan lokasi wisata buatan dengan memadukan keindahan taman rekreasi keluarga dan kuliner ini sudah beroperasi kembali sejak 2 bulan terakhir.

Pada bulan puasa kemarin, jumlah pengunjungnya ada di kisaran 300 wisatwan saat weekend, baru 50 persen dibandingkan sebelumnya yang bisa mencapai 700 bahkan bisa melonjak hingga 1.000 orang saat weekend.

"Paling baru 50 persen kalau diprosentasekan, bisa dilihat juga yang datang paling pas ngabuburit sampai yang buka puasa," jelasnya.

Pihaknya menilai, geliat wisata belum sepenuhnya bangkit karena beberapa sebab, salah satunya karena lesunya perekonomian di masyarakat, dan bertepatan dengan bulan puasa.

Sehingga masyarakat mulai mengunjungi Nangkula Park menjelang berbuka puasa saja, dan waktu yang tersedia cukup singkat.

Kendati demikian, Anang tetap memaksimalkan momentum ini dengan melakukan sejumlah perbaikan dan penambahan fasilitas untuk memanjakan pengunjung.

Dengan harapan pada musim libur lebaran ini, wisatawan yang datang ke Nangkula Park tidak merasa kecewa.

Baca juga: Gempur Rokok Ilegal, Tim Gabungan Sisir Sejumlah Toko di Baureno Bojonegoro

"Lebaran pertama kita tutup,kemudian pas lebaran kedua nanti kita mulai buka beroperasi kembali," jelasnya.

Penambahan yang dilakukan adalah memperluas area lokasi wisata menjadi 2 hektare, dengan penambahan sarana mina padi, lengkap dengan pendopo berukuran besar untuk memanjakan wisatawan.

"Untuk meningkatkan kunjungan, tetap kita utamakan Prokesnya, kemudian fasilitasnya juga kita tambahi, sekarang ada mina padi sekaligus wahana edukasi untuk pengunjung,"ungkapnya.

Hal yang sama juga nampak di lokasi wisata Taman Aloon Aloon Tulungagung yang ada di tengah kota.

Pasca dibuka kembali usai penutupan oleh Satgas Covid-19 Tulungagung beberapa bulan yang lalu, belum nampak peningkatan jumlah pengunjung yang datang ke taman ini.

Baca juga: Berpusat di Sampang Madura, Presiden Prabowo Resmikan Jalan Inpres 1.151 Kilometer Se-Indonesia

Kendati masih menjadi lokasi wisata yang ramah untuk keluarga, namun jumlah pengunjungnya menurun drastis.

Imelda, salah satu pengunjung di Taman Aloon Aloon berharap pengelola Taman Aloon Aloon lebih peka dengan memfasilitasi penerapan protokol kesehatan di Taman Aloon Aloon.

Sehingga pengunjung yang menghabiskan waktu bersama keluarga di Taman Aloon Aloon tidak was was di tengah pandemi ini.

"Kalau dari kita pengunjung ini kan ada was wasnya juga ya karena yang masuk juga ndak di termogun, tempat cuci tanganya juga tidak nampak dan pembatasan tempat duduk juga tidak dilakukan," tuturnya. (mkr)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru