Jangan Mudik, Kapolres Bojonegoro : Sayangi Diri dan Keluarga

klikjatim.com
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia. (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat. Tak ayal, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Ramadan.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Untuk menyikapi SE tersebut, Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudik lebaran. Hal ini sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Diimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro maupun luar kota Bojonegoro untuk tidak mudik lebaran tahun ini. Dikarenakan masih mewabahnya Covid-19 di Indonesia, dengan tidak melakukan mudik lebaran tahun ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Kapolres Bojonegoro, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Saat ini petugas pengamanan juga mulai menggalakkan operasi ketupat sejak tanggal 6-17 Mei 2021. Fokusnya adalah pelarangan mudik lebaran 1442 H.

Kata AKBP EG Pandia, sejak dimulainya operasi ketupat sudah ada puluhan kendaraan yang diminta putar balik saat terjaring operasi di pos penyekatan Padangan, atau perbatasan Jawa Timur (Jatim) dengan Jawa Tengah (Jateng).

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

“Apabila di lapangan ditemukan pelanggaran sebagaimana yang sudah diatur dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, maka petugas gabungan yang ada di pos penyekatan tidak akan segan-segan untuk memutar balik kendaraan pemudik,” tandasnya.

Diimbau kembali bahwa seluruh masyarakat untuk tidak melakukan mudik lebaran tahun ini, karena situasi pandemi Covid-19. “Lebih baik silaturahmi menggunakan media komunikasi smartphone atau media sosial lainnya. Semua itu kita lakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta sayangi diri dan sayangi keluarga kita dari penyebaran virus Covid-19,” tutupnya. (nul)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru