KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Sebanyak 29 warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung dinyatakan reaktif covid-19. Hasil itu setalah dilakukan rapid tes antigen dan rapid tes antibody kepada 131 orang.
[irp]
Baca juga: Sambut HUT Ke-45, Hotel Santika Gresik Tebar Promo Menginap Hemat hingga 45 Persen
Kabid P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Didik Eka mengatakan, dari 131 orang itu, 66 orang menjalani rapid tes antibody. Sementara 65 orang lainnya menjalani rapid tes antigen.
"Sebanyak 29 orang dinyatakan reaktif saat menjalani rapid tes antibody pada Rabu (5/5/2021)," kata Didik, Kamis (6/5/2021).
Dijelaskan Didik, 66 orang yang menjalani rapid tes antibody karena sebelumnya kontak erat dengan penderita positif covid-19 lebih dari dua minggu yang lalu.
Baca juga: Tingkatkan Keselamatan Wisatawan, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
"Kalau 65 orang yang jalani rapid tes antigen kontak eratnya sekitar lima hari terakhir ini," ungkapnya.
Menurut Didik, untuk 29 orang yang dinyatakan reaktif itu langsung diminta melakukan isolasi mandiri selama tujuh hari. Mereka juga diminta dengan ketat selama menjalani isolasi meneraptkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.
Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan Kartu Kredit Indonesia Ritel untuk Dukung Ekosistem Pembayaran Nasional
"Kami pantau terus kondisinya," ujarnya.
Diketahui, sebelumnya ada enam warga Desa Banyuurip yang meninggal beruntun. Tiga warga di antaranya telah dinyatakan positif covid-19, sementara tiga warga lainnya masih menunggu hasil tes. Namun, semua jenazah warga yang meninggal pemakamannya dilakukan dengan standar covid-19. (mkr)
Editor : Iman