Pengunjung Lapas Kediri Bawa Sabu dalam Botol Sampo

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Kediri--Lapas Kelas II A Kediri menggagalkan penyelundupan dugaan narkoba sabu-sabu yang dilewatkan melalui kiriman barang pembesuk. Sabu sabu yang terdeteksi mesin X-Ray tersebut disembunyikan di dalam sebuah botol sampo.

[irp]

Baca juga: Targetkan 100 Truk Peti Kemas, Pelindo Terminal Petikemas dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi di TTL dan TPS

"Saat dibuka isinya lima paket kecil kristal putih yang diduga jenis sabu sabu," ujar Kepala Keamanan Lapas Kelas II A Kediri Sastra Irawan kepada wartawan Senin (3/5/2021).

Botol sampo itu dikirimkan seorang warga Gampengrejo Kabupaten Kediri berinisial Bp. Bersama botol sampo, yang bersangkutan juga mengirimkan makanan dan pasta gigi. Bp yang datang ke lapas mengaku hendak membezuk As, salah seorang warga binaan yang katanya adalah temannya. Sebelum diterimakan ke warga binaan, semua barang kiriman dicek secara manual di tempat penitipan.

Baca juga: Khofifah Dorong IKA UNAIR Jadi Kekuatan Strategis: Perkuat Jejaring, Buka Kolaborasi hingga Kancah Global

Saat proses pengecekan petugas langsung curiga. "Saat botol sampo ditekan agak keras, di dalamnya seperti ada sesuatu benda asing," kata Irawan menjelaskan awal pengungkapan. Untuk memastikan ada tidaknya benda asing, petugas memakai mesin X -Ray. Begitu dipastikan ada benda asing, botol sampo langsung dibongkar. Petugas mendapati benda seperti stik yang dililit isolatip hitam.

Ketika isolatip dibuka ternyata semacam sedotan yang dilem. Di dalamnya terdapat lima plastik klip kecil yang berisi kristal putih yang diduga sabu sabu. Beratnya 3,73 gram. Pihak Lapas, kata Irawan langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Dalam keterangannya Bp mengaku baru sekali menjalankan aksinya. Saat ini warga binaan As juga masih diperiksa.

Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Bintang LVRI di Harvetnas 2026: Perjuangan Hari Ini Lawan Kemiskinan dan Jaga Persatuan

"Kita bersinergi dengan kepolisian. Pihak penyidik yang menentukan yang bersangkutan kurir atau bandar," pungkas Irawan. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru