KLIKJATIM.COM | SURABAYA - Pembangunan besar-besaran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ternyata belum merata. Terbukti, masih ada wilayah yang hingga kini belum tersentuh pembangunan. Seperti yang dikeluhkan Budiono, warga Kelurahan Bulak Kali, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Terbitkan Surat Perintah F Bagus Panuntun Sebagai Plt Wali Kota Madiun
"Rencana pavingisasi saja sampai sekarang belum juga terealisasi," ujar Budiono, saat dikonfirmasi, kemarin.
Menurut dia, selain masalah pavingisasi, fasilitas penerangan jalan umum (pju) juga sangat minim. Bahkan, hingga kini warga juga belum mendapatkan layanan air PDAM. "Sudah 20 tahun. Masih banyak fasilitas yang tertinggal dengan wilayah lain," ungkap dia.
[irp]
Ditambahkan, dirinya sudah mengeluhkan kondisi ini kepada dewan. Tetapi hingga kini belum ada tindaklanjut. "Sudah, kami sudah sampaikan kepada dewan," imbuhnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengaku kaget dengan adanya keluhan tersebut.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Mulai Serahkan 810 Kendaraan Curian Kepada Pemiliknya
"Kita pastikan dulu dan nanti kita jadwalkan hearing dengan OPD terkait," ujarnya.
[irp]
Pihaknya mengaku heran dengan kondisi tersebut. Surabaya yang selama ini mengklaim sebagai Kota Smart City ternyata masih ada wilayah yang belum tersentuh pembangunan.
"Mengejutkan dan menyayangkan kalau ada kampung di Surabaya yang menyebut dirinya kampung tertinggal," tambahnya. (nk/rtn)
Editor : Redaksi