Ekspor RI Maret 2021 Tertinggi Sejak 2011 Tembus 18,9 Milliar Dollar AS

klikjatim.com
Kegiatan pelepasan produk ekspor pertanian oleh tiga menteri dan gubernur di Terminal Teluk Lamong Surabaya Maret 2021 lalu menyumbang peningkatan nilai ekspor RI pada periode Maret.

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Ekspor RI pada Maret 2021 mencatat rekor tertinggi dari sisi nilai sejak Agustus 2011. Badan Pusat Statistik (BPS)mencatat selama Maret lalu ekspor RI mencapai 18,35 milliar dollar AS. 

[irp]

Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026

Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto menyebutkan,nilai ekspor Indonesia pada Maret 2021 sebesar 18,35 miliar dollar AS. Angka ini mengalami kenakkan 30, 47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 14,07 miliar dollar AS. Angka pada Maret 2021 ini menjadi  yang tertinggi dalam  tahun terakhir.

"Ekspor kita pada bulan Maret ini memang sangat tinggi sekali sebesar 18,35 miliar dollar AS tertinggi sejak Agustus 2011 pada waktu itu nilainya 18,64 miliar dolla AS," ujar Suhariyanto.

Baca juga: BPS Sumenep Sensus 187 Ribu Usaha, Peta Ekonomi Daerah Dirombak

Menurutnya, pertumbuhan ekspor yang signifikan didorong peningkatan permintaan di berbagai negara dan naiknya harga komoditas.

"Komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain batu bara, minyak kernel, minyak kelapa sawit, dan timah. Meningkatnya permintaan berbagai negara berpengaruh besar kepada performa ekspor Indonesia," paparnya.

Baca juga: BPS : Kenaikan BBM Dorong Inflasi Jatim Capai 3,36 Persen

Dia menyebut, dari total nilai ekspor tersebut, sektor nonmigas menyumbang 95,06 persen atau senilai 17,45 miliar dolar AS, naik 21,21 persen dibanding Februari 2021.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas, kata Suhariyanto, terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabari sebesar 67, 90 persen. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada kendaraan dan bagiannya sebesar 2,06 persen. Ekspor nonmigas Maret 2021 terbesar ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru