Bandit Jalanan Berkeliaran di Gresik, Korbannya Ada yang Sampai Meninggal

klikjatim.com
Salah satu korban jambret di Gresik

KLIKJATIM.Com | Gresik — Jelang beberapa hari bulan Ramadhan, korban Kejahatan merajalela di Kota Pudak Gresik.

[irp]

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

Hebatnya, kawasan tempat umum menjadi lokasi favorit para pelaku. Sejak akhir pekan kemarin (9/4), setidaknya terjadi dua aksi curas hingga membuat para korban mengalami luka serius. 

Pada Jumat lalu, aksi penjambretan dialami oleh Nurul Asikin dan Sunarti. Keduanya mengalami keganasan para pelaku saat hendak pergi ke pasar melintas dijalan Dr Wahidin Sudiro Husodo pada Jumat pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Tepat didepan kantor Dinas Kominfo, mendadak ada seorang bermotor menarik tas milik saudara saya,” kata Karis Singgih, saudara korban disertai laporan polisi nomor : TBL - B /160/ V/RES. 1.8/2021 /RESKRIM /SPKT Polres Gresik.

Hal tersebut langsung membuat pasangan suami istri itu tersebut jatuh hingga mengalami luka serius. “Keduanya sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat benturan aspal,” keluhnya.

Baca juga: Terima Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya, Bupati Yes Komitmen Perkuat Sinergi Keamanan dan Potensi Agro-Maritim

Sayang, luka yang dialami Nurul Asikin terlalu parah hingga membuatnya menghembuskan nafas terkahir. Atas peristiwa itu, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 10 juta, perhiasan gelang. Dua buah handphone juga berhasil digasak bandit jalanan tersebut.

Belum sampai disitu, teror para bandit juga terjadi di Kawasan Industri Gresik (KIG) pada pagi tadi, Minggu (11/4/2021). Sekitar pukul 06.00 WIB, seorang saksi mata bernama Than Herna melihat jambret bermotor melancarkan aksi. Mereka mengincar dua orang perempuan yang sedang berolahraga menggunakan sepeda gayuh disekitar lokasi.

“Tas korban ditarik hingga terjatuh. Kebetulan saya melintas di lokasi kejadian habis belanja dipasar,” ungkapnya. Dia menjelaskan bahwa para korban merupakan ibu dan anak. “Sudah berusaha teriak, namun aksi jambret sangat cepat dan berhasil melarikan diri,” keluhnya.

Herna pun bergegas mengevakuasi korban ke Rumah Sakit terdekat. Sebab, salah seorang korban mengalami luka serius dibagian kepala. “Harus lebih waspada saat berolahraga. Tidak perlu membawa barang-barang berharga,” pesannya.

Baca juga: Beri Pembekalan Calon Jamaah Haji, Sekdakab Sampang Ingatkan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Bangsa

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga sudah mendapatkan informasi tersebut.

Sayangnya, perwira dengan tiga balok dipundak itu masih membutuhkan waktu untuk menangkap pelaku. “Mohon waktu, masih proses penyelidikan lebih lanjut,” singkatnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru