KLIKJATIM.Com | Madiun - Bencana longsor di Kabupaten Madiun meruntuhkan satu rumah, tepatnya di Desa Tileng, Kecamatan Dagangan. Akibatnya, satu orang mengalami luka-luka karena tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Korban diketahui bernama Darmadi (37).
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Kini, korban pun terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas Dagangan untuk mendapatkan perawatan intensif. "Korban mengalami luka pada bagian kepala dan badan. Ya karena rumah yang ditempati korban terkena longsoran," ujar Ketua RT setempat, Salam, Sabtu (3/4/2021).
Dia menjelaskan, pada saat itu sedang hujan deras. Sehingga Darmadi dan ibunya bernama Sriatun pun berada di dalam rumah. Kebetulan posisi Darmadi ada di kamar dan sang ibu di ruang tamu.
Tak disangka, ternyata tebing di samping rumah korban longsor dan menimpa rumah. Reruntuhan bangunan rumah itu kemudian menimpa Darmadi yang saat kejadian berada di dalam kamar.
“Saat ini penghuni rumah mengungsi di rumah tetangganya yang lokasinya lebih aman,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bencana longsor rupanya juga menerjang Kabupaten Madiun. Hal itu sesuai data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
"Ada longsor juga selain banjir karena human pada Kamis malam. Ini sesuai data yang kami himpun," ujar Kalaksa BPBD Madiun, Muhammad Zahrowi.
Dia mengatakan, longsor terjadi di wilayah Madiun Selatan atau tepatnya di Kecamatan Dagangan. Untuk kondisi di Desa Ketandan terdapat talud (dinding penahan tanah) serta cek dam ambrol.
Tanah longsor juga menimpa satu rumah milik Bandi, warga Desa Ngranget yang menyebabkan dinding kamar rusak. Selain itu, tanah longsor juga menimpa rumah milik Mesiran.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Sementara masih di Kecamatan Dagangan, tetapi di Desa Segulung, tanah longsor terjadi di 15 titik. Ada yang menimpa rumah dan ada yang menutup jalan raya.
Di Desa Tileng, tanah longsor juga menimpa rumah milik Suwarni dan Sriatun. “Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Tetapi, beberapa titik longsor menutup jalan,” tegasnya.
Selanjutnya tanah longsor juga terjadi di Desa Padas dan menutup jalan utama yang menghubungkan antara Desa Padas ke Ngranget. Di Kecamatan Kare, tanah longsor menutup ruas jalan Desa Kare dan di Desa Bodag. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad