Awas, Jika Petugas Lapas Terlibat Penyelundupan Narkoba Bisa Dipecat

klikjatim.com
Kakanwil Kemenkumham Jatim, Krismono (kanan) saat menyerahkan bantuan sosial kepada anak-anak di yayasan Krembung, Sidoarjo. (Satria Nugraha/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Kakanwil Kemenkumham Jatim, Krismono mengaku akan memberikan sanksi tegas kepada pegawai rumah tahanan (Rutan) atau Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) jika sampai terlibat dalam kasus penyelendupan sabu. Bahkan, pihaknya tidak segan-segan menjatuhkan sanksi pemecatan bagi yang terbukti.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Hal itu diungkapkannya di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan sosial kepada anak-anak di Yayasan Pendidikan Islam dan Sodial Halimatus Sa’diyah, yang bertempat di Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Kamis (1/4/2021). Pernyataan tersebut disampaikan setelah maraknya percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Rutan, maupun Lapas di Jawa Timur.

Kendati demikian, namun hingga saat ini belum ada satupun pegawai yang terlibat. “Kami telah mengukuhkan Satuan Operasional Kepatuhan Internal yang bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan Satgas Kamtib Rutan dan Lapas, yang fungsinya mengantisipasi penyelundupan barang-barang terlarang,” terang Krismono.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Pihaknya juga memerintahkan seluruh satuan kerja Lapas agar selalu waspada melakukan penggeledahan, serta meningkatkan kewaspadaan. Sehingga barang-barang terlarang tidak bisa masuk.

“Di Ponorogo, kita berhasil menggagalkan penyelundupan sabu yang diselipkan di kulit kardus. Di Mojokerto, karena kecermatan petugas kami juga menggagalkan upaya masuknya sabu ke dalam Lapas yang dimasukkan ke dalam tahu goreng,” bebernya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Di Kediri, lanjutnya, upaya para pengedar untuk menyelundupkan sabu juga tak kalah hebatnya. Pada bulan Maret 2021, sudah dua kali upaya tersebut dilakukan dengan cara melempar paket sabu.

“Tanpa dedikasi, ketelitian dan kejelian petugas yang menggeledah, kami yakin barang-barang terlarang tersebut akan mudah masuk ke dalam lapas. Namun alhamdulillah, teman-teman sangat jeli sehingga masuknya narkoba bisa dicegah dan diproses lebih lanjut,” imbuh Krismono. (nul)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru