Monumen di Desa Deru Bojonegoro Jadi Saksi Bisu Jatuhnya Helicopter BO-105 Bolkow NV -406 20 Tahun Silam

klikjatim.com
Laksamana Muda TNI Edwin selaku Komandan Pusat Penerbangan TNI AL saat memberikan penghargaan kepada Bapak H. Sutiyo pemilik lahan.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Komandan Puspenerbal Laksamana Muda TNI Edwin membuka acara peresmian Monumen Memorial Helicopter BO-105 Bolkow NV-406 di Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, (30/3/2021).

[irp]

Baca juga: Sistem Kelistrikan Flores Pulih 100 Persen Pascagempa M7,7, PLN Pastikan Seluruh Pelanggan Kembali Menyala

Laksamana Muda TNI Edwin selaku Komandan Pusat Penerbangan TNI AL dan seluruh jajaran mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada H. Sutiyo selaku pemilik lahan sawah yang sebagian lahannya untuk dibangun sebuah Monumen.

Komandan Puspenerbal Laksamana Muda TNI Edwin mengatakan, 20 tahun silam sudah gugur empat prajurit Rajawali laut terbaik di tempat berdirinya Monumen tepatnya pada hari Senin 21 Agustus 2000 pukul 14.27 WIB. Helicopter BO-105 Bolkow NV-406 Puspenerbal yang usai melaksanakan tugas Negara.

"Iya, usai melaksanakan tugas negara dalam mendukung kegiatan Pengamanan Sidang Tahunan MPR Tahun 2000 di Jakarta," ujar Komandan Puspenerbal Laksamana Muda TNI Edwin Selasa (30/3/2021).

Dikatakan, dalam penerbangan tersebut (ferry flight) dari Semarang kembali ke pangkalan di Surabaya mengalami crash landing. Dan saat ini berdiri di Monumen Memorial Helicopter BO-105 Bolkow NV-406, jatuhnya di lahan persawahan milik bapak Sutiyo warga di Desa Deru Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga: Hadiri Penyerahan Remisi HUT Ke-81 RI di Lapas Porong, Sekdaprov Jatim sebut Remisi Titik Balik Warga Binaan

"Peresmian Monumen Memorial Helicopter BO-105 Bolkow NV-406 dapat mengingatkan kita dan masyarakat umum tentang jasa dan Darmabakti para Prajurit Rajawali Laut Penerbangan TNI AL BO-105 NV-406 yang telah berjasa dan turut serta menjaga mempertahankan keutuhan NKRI," kata Laksamana Muda TNI Edwin.

Menurutnya, dengan di bangunkannya monumen juga mengingatkan kepada generasi muda tentang perjuangan dan pengorbanan para Prajurit TNI dalam melaksanakan tugas Negara.

"Crash landing helicopter tersebut dapat diambil hikmah dan pelajaran yang di dapat untuk senantiasa mengedapankan Safety Culture dalam melaksanakan tugas misi yang diemban," pungkasnya.

Baca juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Ribuan Siswa TK dan PAUD Pangarengan Sampang Ikuti Lomba Mewarnai

Sementara itu setelah peresmian, penghargaan diserahkan langsung kepada Bapak H. Sutiyo selaku pemilik lahan sawah, serta penyerahan dan tukar cindera mata kepada Kades Deru Mulyono, dan kepada Bupati Bojonegoro dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten III Bidang Administrasi Dan Umum Pemkab Bojonegoro Yayan Rahman.

Adapun Prajurit Rajawali Laut penerbang dan crew yang gugur atas nama Almarhum : 

  1. Lettu Laut Anumerta Daniel Ferry S. Captain Pilot.
  2. Lettu Laut Anumerta Asep Bambang N. Copilot.
  3. Sertu Anumerta Priyanto, flight engineer.
  4. Sertu Anumerta Dwi Puryanto, mekanik-1.
  5. Sdri Ika K, Adik dari Copilot.
(mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru