Pemkot Surabaya Sulap SIB Jadi Pasar Ikan Hias, Ternyata Tujuan Ini

klikjatim.com
Pasar ikan hias. (ist)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berusaha meramaikan Sentra Ikan Bulak (SIB) di sebelah barat Taman Suroboyo, Kecamatan Bulak, Surabaya. Yang terbaru, Pemkot malah menyulap gedung tersebut menjadi Pasar Ikan Hias (PIH).

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Yuniarto Herlambang mengatakan, PIH tersebut sudah dimulai sejak Jumat kemarin. Dalam beberapa hari ke depan juga dipastikan bakal ada Pasar Ikan Hias di tempat tersebut.

“Sebenarnya ada 16 stand yang kami siapkan, dan saat ini masih terisi beberapa stand karena memang masih awal,” kata Herlambang.

Kendati masih awal, namun koleksi ikannya yang dijual sudah cukup beragam. Berbagai ikan hias sudah dijual di tempat tersebut. Bahkan di situ juga sudah ada akuariumnya milik pedagang.

“Sudah banyak dan beragam ikan hiasnya, jadi ayo silahkan langsung dikunjungi ke sana,” ujarnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Menurut Herlambang, tujuan menyulap SIB menjadi Pasar Ikan Hias memang untuk meramaikan kembali SIB. Sehingga pihaknya juga mendorong beberapa kafe untuk membuka kembali.

“Bahkan kafe-kafenya itu buka sampai malam. Tapi kalau ikan hiasnya baru buka mulai pagi sampai sore,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa Pasar Ikan Hias yang ada di Gunungsari Surabaya sudah terlalu padat pengunjungnya. Kemudian untuk memecah pelanggan ikan hias, pihaknya memberikan alternatif lain yaitu dengan menyulap SIB menjadi Pasar Ikan Hias.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

“Tentu kami berharap para pelanggan yang ingin membeli ikan hias tidak tertuju ke satu pasar, namun ada alternatif pasar lain yaitu di SIB. Sehingga nanti pelanggannya bisa terpecah. Apalagi saat ini kan masa pandemi, sehingga tidak boleh terlalu berkerumun di satu tempat dan alternatifnya di SIB itu tadi,” tegasnya.

Harapannya, ke depan SIB bisa ramai kembali dan pedagang kafe di tempat tersebut bisa berjualan lagi. Dengan cara itu maka perekonomian warga bisa bergerak.

“Mari kita terus meramaikan SIB ke depannya, apalagi di depannya sudah ada Taman Suroboyo yang indah, meskipun saat ini belum dibuka karena pandemi,” pungkasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru