Baca juga: Meski Ada Temuan Hepatitis Akut, Pemkab Tulungagung Lanjutkan Pembelajaran Tatap Muka
Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Moh. Ikhsan menjelaskan, PTM penuh itu bagi SD dan SMP tanpa membatasi kuota siswa. Namun, penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan ketat tetap wajib diperhatikan oleh lembaga guna mencegah penularan Covid-19. “PTM penuh dan prokes tetap wajib,” katanya mengingatkan.
524 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur telah menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)
Baca juga: Pemkot Batu Sudah Buka PTM 100 Persen Untuk Kelas 6 SD
Moh Iksan menyatakan, sebelumnya Dispendik Sumenep hanya memberi izin penerapan PTM bagi jumlah siswanya tidak memenuhi jumlah rombangan belajar (rombel). Iksan menjelasjan Selain itu, 135 SD lainnya, masih melaksanakan PTM dengan sistem shift.
“Intinya siswa itu jangan sampai lebih dari 20 orang per-kelas. Artinya jumlah siswa itu harus dibagi dua saat mau masuk kelas,” kata Iksan.
Dari hasil surat edaran (SE) pelaksanaan PTM yang sudah dikeluarkan sejak tanggal 20 Januari 2021 lalu, lanjut Iksan, saat ini uji coba PTM penuh bisa dilangsungkan. Tentu, tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Sejak PTM dilaksanakan, tidak ada temuan siswa yang terkonfirmasi Covid-19,” tuturnya.
Disisi lain, Hadiyanto, Kepala Sekolah (Kepsek) SD Pangarangan VII, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota membenarkan bahwa, Disdik Sumenep memang telah mengizinkan setiap SD untuk melakukan PTM. “Yang jelas jumlah siswanya tidak memenuhi Rombel, itu boleh melakukan PTM secara penuh,” akunya.
Baca juga: Mayat Pria Tanpa Busana Ditemukan Mengapung di Telogo Dowo Gresik
Menurutnya, di sekolah tempat dia memimpin, jumlah jam pelajaran uji coba PTM penuh, dilaksanakan selama 4 jam saja. “Beda dengan SD yang menerapkan PTM dengan sistem shift, masing-masing dilaksanakan selama 2 jam saja,” tuturnya
Menurutnya, ada jumlah Rombel siswa sebanyak 28 siswa. Sedangkan di SD Pangarangan VII, jumlah terbanyak hanya 15 siswa, yakni kelas II. “Sehingga SD pangarangan VII melaksanakan uji coba PTM secara penuh,” pungkasnya.
Sekedar informasi, sebanyak 659 SD yang ada di bawah naungan Disdik Sumenep, saat ini, diantaranya 524 resmi menggelar uji coba PTM secara penuh. Kemudian, sebanyak 135 SD lainnya menggelar PTM dengan sistem shift. (ris)
Editor : Rozy