Setelah PPKM Mikro Berjilid-Jilid, Ada 608 RT Zona Hijau di Blitar

klikjatim.com
Ilustrasi : pelaksanaan PPKM Mikro

KLIKJATIM.Com | Blitar - Program PPKM mikro Kota Blitar membuat kota tersebut masuk kategori orange atau penyebaran virus kategori sedang. Salah satu program yang digalakkan yakni PPKM mikro hingga di tingkat RT.

[irp]

Baca juga: Arus Barang Tumbuh 10,85 Persen, Pelindo Multi Terminal Cetak Kinerja Positif Semester I 2026

“Untuk perkembangan kasus Covid-19 di Kota Blitar memang sudah ada penurunan. Ini yang harus disyukuri. Apalagi di tingkat RT sudah berstatus zona hijau,” ujar Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo.

Hakim menjelaskan, saat ini dari total 651 RT di tiga kecamatan, sebanyak 608 di antaranya sudah masuk zona menggembirakan alias zona hijau. Sementara sisanya masuk dalam kategori zona kuning dengan penyebaran risiko rendah.

“Nah sisa ini lah yang kami genjot agar masuk dalam zona hijau. Makanya kami terus memantau dan memandu kondisi terkini di lapangan,” kata Hakim.

Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades

Keberadaan PPKM mikro diakui atau tidak memang cukup mempengaruhi kondisi di lapangan. Di satu sisi kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan juga meningkat. PPKM mikro sendiri berada di tingkat atas hingga pelosok. Yakni mulai tingkat  kota, kecamatan, kelurahan hingga RT. Sebagai sarana kendali, juga ada pos pemantauan atau monitoring PPKM.

“Dengan adanya PPKM ini selain pemerintah, masyarakat juga bisa memantau langsung kondisi dan penerapannya di lapangan. Warga juga bisa langsung sigap begitu ada kasus temuan Covid-19 misalnya,” imbuhnya

Baca juga: Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding

Ditambahkan, pihaknya juga menganggap gencarnya operasi yustisi secara tidak langsung ikut menekan penyebaran Covid-19. Termasuk di antaranya adanya sanksi juga memberi efek jera. (hen)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru