KLIKJATIM.Com | Lamongan - Kabupaten Lamongan mendapatkan jatah 490 formasi CPNS Tahun 2019. Jumlah ini tidak sesuai dengan target usulan yang diajukan sebelumnya, yakni 518 formasi. Dari sekian itu, tenaga pendidikan mendominasi kebutuhan CPNS Lamongan tahun ini. Melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), Pemkab Lamongan telah memulai proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 pada Senin (11/11/2019).
[irp]
Baca juga: Khofifah Ajak CPNS Menyebarkan Virus Inovasi
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Yuhronur Effendi mengatakan, alokasi formasi CPNS 2019 yang diberikan pemerintah pusat itu masih belum memenuhi kebutuhan daerah. ”Ya, kita berupaya untuk minta tambahan, tapi dapatnya tetap 490 formasi,” kata Yuhronur Effendi pada Senin (11/11/2019).
Yuhronur mengatakan, dari 490 formasi itu dibagi tiga bidang sesuai dengan kebutuhan. Rinciannya adalah 81 formasi untuk tenaga teknis, 301 untuk tenaga pendidikan dan 108 untuk tenaga kesehatan.
"Paling banyak bidang pendidikan yaitu 301 lowongan. Lalu ada 103 di tenaga kesehatan, 5 keperawatan dan selebihnya 81 formasi untuk tenaga teknis,” paparnya kepada awak media.
Baca juga: CPNS Surabaya Diumumkan, Tujuh Formasi Ini Belum Terisi
Tak hanya itu, Yuhronur juga menegaskan, seleksi CPNS tahun ini dianggap sudah sesuai dengan ketentuan. Lowongan yang diusulkan ke pemerintah pusat memang sesuai kebutuhan. Pergantian tahun nanti akan ada beberapa PNS Pemkab Lamongan yang masuk usia purna tugas.
“Memasuki pergantian tahun baru mendatang tentu banyak PNS yang akan memasuki masa purna tugas, jadi sangat dibutuhkan tenaga baru,” kata pria yang juga CEO Persela Lamongan tersebut.
Selain itu, Sekda Lamongan ini menambahkan, teknis pelaksanaan hampir sama dengan tahun sebelumnya. Lokasinya akan dijadikan satu dengan Kabupaten sekitar, seperti Gresik, Tuban, dan Bojonegoro. Para peserta juga harus mendaftar secara daring di website Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk selanjutnya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Baca juga: Ingin Lolos CPNS, 82 Orang Tertipu Guru SD di Ngasem
[irp]
“Menurut Informasi yang beredar dari KemenPAN RB rencananya tes SKD jadi satu lagi. Tetapi soal tempat atau lokasi, rencananya akan digelar di Kabupaten Gresik. Kemarin sudah dirapatkan, namun masih ada rapat lagi untuk memastikan. Kabupaten Lamongan kemungkinan tidak ditempati karena sudah pernah jadi tuan rumah pada edisi sebelumnya,” kata ASN kelahiran Lamongan ini. (bis/bro)
Editor : Redaksi