Ricuh Kongres HMI di Surabaya Murni Dinamika, Polda Amankan 6 Peserta

klikjatim.com
Tiga Calon Ketua Umum HMI ketika menjelaskan kericuhan kongres.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXI di Kota Surabaya diwarnai dengan kericuhan. Setidaknya ada 6 orang yang diamankan di Mapolda Jatim.

[irp]

Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades

Salah satu calon ketua umum HMI dari perwakilan Yogyakarta, Muhammad Nur Aris Shoim mengatakan, kericuhan tersebut terjadi murni karena dinamika di dalam forum.

"Di forum, mungkin teman-teman yang dari peserta penuh itu tidak diakomodir presidium sidang. Di dalam kita nggak begitu memantau. Tapi sampai ada penangkapan, mudah-mudahan bisa diselesaikan internal," ujar Nur Aris, Rabu (24/3/2021)

Nur Aris mengaku, enam anggota HMI yang diamankan itu merupakan peserta tetap dalam kongres. Pihaknya juga berjanji akan segera melakukan konsolidasi untuk pembebasan keenam anggotanya.

"Akan ada namanya konsolidasi. Dilarikan ke ranah hukum, ada bantuan hukum, sehingga bisa diselesaikan internal. Mereka kader kita," ungkapnya.

Baca juga: Dari Pemula hingga Juara Nasional, Daya Fawziya Buktikan Pentingnya Edukasi Safety Riding

Nur Aris juga menyebut, terkait sarana prasarana yang rusak akibat kericuhan, pihaknya berjanji akan melakukan ganti rugi. "Kalau ada atribut pemerintah yang harus diganti, Insya Allah wilayah Badko yang akan mengganti," jelasnya.

Kader HMI kelahiran Bojonegoro itu menambahkan, agenda Kongres XXXI HMI telah memasuki babak pleno 2, yaitu laporan pertanggungjawaban yang dilanjutkan dengan pemilihan ketum.

"Ada 26 kandidat dari berbagai provinsi. Sekarang yang paling menonjol, Makassar Gianna, dinamis banget. Kita lihat perkembangannya di conference room. Ini kongres pemersatu HMI," jelasnya

Baca juga: Buktikan Kencangnya CBR Series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika 2026

Ia berharap, siapapun yang menjadi Ketum HMI selanjutnya bisa menjadi simbol pemersatu HMI yang bisa membawa perubahan. "Mudah-mudahan bisa cepat sesuai prosedur. Melahirkan pemimpin baru yang bisa menyatukan HMI. Makanya kita bilang HMI itu satu, nggak ada terbelah," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru