KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi mengunjungi Desa Sedati Gede bersama Inspektorat Kabupaten Sidoarjo dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Kunjungan ini terkait pengelolaan anggaran Desa dan Bantuan Keunagan Khusus (BKK).
[irp]
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Mulai Bebaskan Lahan Untuk Percepat Pembangunan Fly Over Gedangan
Rombongan disambut Kepala Desa Sedati Gede, Muhammad Nasruddin. Kades berharap kunjungan Wakil Bupati Sidoarjo dan tim bisa membawa dampak yang positif bagi Desa Sedati Gede. “Tadi malam kita telah melaksanakan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) di APBDES dan Musyawarah Desa (Musdes), kami menyesuaikan di perubahan anggaran keuangan. Alhamdulillah sudah mencapai mufakat dengan BPD, tinggal eksekusi di lapangan,” ungkapnya.
Berkaitan dengan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK), Desa Sedati Gede mendapatkan bantuan 2 kali yang pertama Rp 400 juta dan Rp 100 juta. Dana tersebut sudah dialokasikan di APBDes untuk pavingisasi, pembuatan hanggar atau TPST, plengsengan dan tugu batas desa. Kegiatan pembangunan tersebut target kami kita eksekusi sebelum ramadhan.
Dikatakan, ada Ada beberapa hal disampaikan berkaitan dengan RPJM. Di antaranya visi kedepan selama 6 tahun nanti bisa dipertimbangkan penguatan ekonomi dan BUMDes di Sedati Gede. Kemudian pada PAK dianggarkan Rp 100 juta untuk pembukaan Bumdes dan penyertaan modal di tahun pertama.
Baca juga: Bupati Subandi Lepas Keberangkatan 3 Kloter Jamaah Haji Sidoarjo
Masih menurut Nasrudin, rencana berikutnya Desa Sedati Gede akan merevitalisasi pasar rakyat dengan pengelolaan dari Bumdes. Peningkatan jalan sepanjang jalan untuk betonisasi, pemasangan jaringan PDAM. "Selanjutnya sertifikat prona akan kami tingkatkan serta UMKM untuk menggairahkan peningkatan ekonomi di Desa Sedati Gede," kata Kades Sedati Gede.
Wakil Bupati Sidoarjo Subandi meminta, harmonisai pembangunan dalam semua organisasi dalam pemerintahan desa. Sebab, kedepannya akan memudahkan melangkah menjalankan pembangunan pemerintah desa.
Baca juga: Bupati Sidoarjo di Bantu Warga Penghuni RTLH di Kecamatan Tarik
“Dan tahun 2022 desa akan mendapat anggaran yang besar, perpub sudah dipersiapkan, untuk percepatan pembangunan terutama pembangunan fisik. Pembangunan fisik tidak kita diserahkan ke Pekerjaan Umum (PU) saja, karena saya menginginkan pembangunan di Sidoarjo, cepat, Lugas, selesai,” ungkapnya
Dana BKK ini sudah disiapkan, secara bertahap selama kurang lebih 4 tahun pemerintahan desa nantinya bisa mengelola anggaran antara Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar. (ris)
Editor : Catur Rini