KLIKJATIM.Com I Bojonegoro - Seorang laki-laki yang tergeletak di sebuah parit atau saluran air pinggir sawah Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro Kota akhirnya meninggal dunia. Tubuh lelaki yang sudah tidak berdaya itu ditemukan warga Senin petang.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Kapolsek Bojonegoro Kota, Polres Bojonegoro, Komisaris Polisi (Kompol) Hariadi Agus Wahono mengatakan, saat kali pertama ditemukan warga kondisi lelaki tersebut masih terdapat denyut nadinya. Namun, saat berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro sudah meninggal.
“Dari hasil pemeriksaan tenaga medis desa masih ada denyut nadi saat di lokasi, setelah dibawa ke rumah sakit sudah meninggal,” imbuhnya.
Dari hasil identifikasi, lelaki tersebut bernama Nur Kalam (63), warga Dusun Krajan, Desa Mojodeso RT 002 RW 001, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
Kades Baru Dilantik Perlu Pendampingan Pengawasan Anggaran Covid-19“Dari keterangan dari pihak keluarga, korban terakhir kali keluar dari rumah dengan berjalan kaki pada Minggu (21/3/2021) hanya menggunakan kain sarung dan tidak memakai baju, dengan membawa sebuah tongkat untuk pegangan,” jelasnya.
Diduga, penyebab kematian korban akibat dehidrasi atau kehabisa cairan dan tidak ada yang menolong, hingga akhirnya korban meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
“Kesimpulan, penyebab kematian korban akibat dehidrasi atau kehabisan cairan dan tidak ada yang menolong, hingga akhirnya korban meninggal dunia.” pungkasnya. (hen)
Editor : M Nur Afifullah