Tahun Ini Proyek JLS Dilanjut, Pemkab Tulungagung Siap Bebaskan 15 Hektar Lahan

klikjatim.com
Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappeda Pemkab Tulungagung, Subianto. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Rencana pembangunan Jalur LIntas Selatan (JLS) yang menghubungkan sejumlah kabupaten di Selatan Jawa Timur dilanjut. Tahun ini, Kabupaten Tulungagung yang masuk dalam peta rencana pembangunan JLS akan mulai melakukan pembebasan lahan.

[irp]

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Tulungagung, Subianto mengatakan, ada 15 haktar lahan yang rencana akan dibebaskan untuk proyek ini. "Tahun ini ditargetkan pembangunan 14 kilometer kelanjutan JLS, dari Sine menuju Pucanglaban," ujarnya.

Rinciannya 15 hektar tersebut terdiri dari 9 hektar sawah milik masyarakat di sekitar Sine, Kecamatan Kalidawir. Kemudian 6 hektarnya merupakan lahan perkebunan dengan status hak guna usaha PT Bengawan Gede Jaya.

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

"Totalnya ada 15 hektar seperti yang saya sampaikan, ini kita siap untuk membebaskan lahan tersebut di tahun ini, kami rasa tidak ada masalah," jelasnya.

Hanya saja, untuk pembebasan lahan milik masyarakat umum diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Karena ada proses apprasial untuk menafsirkan nilai tanah.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

Kendati demikian, Subantio memastikan bahwa proses tersebut tidak akan sampai mengganggu pekerjaan kelanjutan JLS di Tulungagung.

"Untuk lahan milik masyarakat memang diperlukan waktu lebih lama, setidaknya satu tahun tapi kami yakin proses pengerjaanya tidak terganggu karena bisa untuk mengerjakan lokasi lain," tuturnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru