KLIKJATIM.Com | Magetan - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa mengunjungi korban banjir di Magetan, Kamis (18/3/2021). Ia pun menyebut, bahwa biang kerok terjadinya banjir salah satunya adalah sampah. Sehingga beberapa upaya pun harus dilakukan, termasuk normalisasi sungai akibat pendangkalan.
[irp]
"Sampahnya kan terlihat jelas. Kalau kami menyebutnya sampah barongan. Banyak bambu dan material lainnya," ujar Khofifah di lokasi.
Kemudian untuk mengatasi agar tidak banjir akan dilakukan normalisasi sungai. Selain itu, juga tetap diperlukan membangun pelengsengan.
Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed
"Saya sudah koordinasi dengan bupati. Balai besar bengawan solo, teman-teman Binamarga, Cipta Karya di Pemprov. Kita sudah melakukan identifikasi, mana yang dibronjong dulu, mana yang disiapkan pelengesengan," terangnya.
Dalam kesempatan itu, mantan Menteri Sosial (Mensos) tersebut juga meninjau ke lokasi jembatan putus di Magetan. Untuk menindaklanjuti masalah perbaikan jembatan, dia menyebutkan harus bisa menjadi konektivitas warga. Apalagi 3 jembatan yang dilaporkan putus karena banjir merupakan jalur utama Kabupaten Magetan-Kabupaten Ponorogo.
Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan
"Jembatan di Bogem juga penting. Kami akan membangunnya. Seiring dengan membangkitkan ekonomi masyarakat. Kalau yang jembatan segera, tapi harus didalami oleh Dinas Cipta Karya dulu. Konstruksinya seperti apa," pungkasnya.
Seperti diketahui, Kabupaten Magetan diterjang banjir. Bencana itu menenggelamkan 6 desa di 3 kecamatan. (nul)
Editor : Fauzy Ahmad