Tinjau ke Lokasi, Mendikbud Bakal Usut Kasus Ambruknya Atap SDN Gentong

klikjatim.com
Mendikbud RI Nadiem Makarim (baju hitam) dikawal petugas saat berkunjung ke Kota Pasuruan. (Didik N/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com ǀ Pasuruan – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI,  Nadiem Makarim mengatakan, pihaknya akan mendatangkan tim investigasi. Tujuannya untuk mengusut kasus ambruknya atap ruang kelas SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan yang mengakibatkan siswa dan guru meninggal, serta belasan orang terluka.

Hal itu diungkapkan langsung saat berkunjung ke lokasi, Kamis (7/11/2019). Nampak beberapa pejabat Pemkot Pasuruan di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda), DPRD Kota Pasuruan dan beberapa OPD ikut mendampingi Mendikbud saat ngecek ruang kelas yang roboh waktu lalu.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

[irp]

"Kami turut belasungkawa atas kejadian ini. Dan kami akan mendatangkan tim investigasi untuk mengusut kasus ini," ujar Nadiem.

Menurutnya, peristiwa ini harus dijadikan sebagai pembelajaran bersama. Diharapkan tidak sampai terulang lagi.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Dunia pendidikan saat ini lagi berduka. Dan yang terpenting murid-murid tetap bisa melakukan aktifitas belajar mengajar," tambanya.

[irp]

Seperti diberitakan sebelumnya, Sekda Pemkot Pasuruan, Bahrul Ulum mengatakan, ada beberapa alternatif agar anak - anak tetap sekolah paska kejadian ini. Misalnya dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar (KBM) ke sekolah terdekat, atau pindah ke UPT SDN Gentong.

Baca juga: PLN UP2B Jawa Timur Gandeng Media Perkuat Pemahaman Publik tentang Pengelolaan Sistem Kelistrikan

Adapun opsi lainnya, proses belajar mengajar dilakukan secara bergantian (shift). "Ini salah satu cara untuk mengatasi persoalan tersebut. Dan mendirikan tenda darurat di lokasi sekolah juga bisa dilakukan," lanjut Sekda.

Disingung terkait rencana pembangunan kelas baru, Bahrul menegaskan, segera akan dilakukan. "Iya mudah-mudahan tahun depan pembangunan gedung baru sekolah bisa terealisasi," pungkasnya. (dik/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru