KLIKJATIM.Com | Surabaya - Menjelang Piala Menpora 2021, Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso terus membenahi taktik permainan. Selain itu Aji juga berupaya menghilangkan gap antarpemain senior dan junior.
[irp]
Baca juga: Persebaya Pertahankan Francisco Rivera hingga 2029, Jadi Pilar Utama Era Bernardo Tavares
Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengatakan, ia akan berusaha memangkas gape antarpemain senior dan junior di dalam lapangan. Sebab, dalam internal game perdana Persebaya hari ini, Jumat (12/3/2021) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo menghadapi PON Jatim, gape masih jelas terlihat.
Dalam laga yang berkesudahan 2-2 ini, Aji akui banyak momen seharusnya pemain junior dapat bola tapi tidak terjadi. "Mereka (pemain muda) masih saya lihat segan minta bola, padahal seharusnya dia dapat bola," kata Aji Santoso usai uji coba, Jumat (12/3/2021).
Baca juga: Jamu Persik Kediri di Gelora Bung Tomo Persebaya Borong 5 Gol Tanpa Balas
"Ini yang menjadi fokus saya bagaimana pemain senior dan pemain muda di dalam lapangan tidak ada gape lagi," tambahnya.
Dalam internal game kali ini, pelatih asal Kabupaten Malang itu memainkan semua pemainnya, termasuk juga sejumlah pemain trial. Setidaknya ada lima pemain yang berstatus trial di Persebaya. Thaufan Hidayat, Meru Kimura (eks Persik Kediri) dua pemain Persebaya junior U-16, Marselino Ferdinan dan Adtya Rangga, serta Rivaldi Bawuo (eks Madura United).
Baca juga: Persija Jakarta Gunduli Persebaya Surabaya 3-0
Mengenai kualitas pemain muda, Aji menegaskan mereka cukup prospek. Dalam skuad Persebaya musim 2021, terdapat sejumlah pemain muda, diantaranya, Rizky Ridho, M Supriadi, Dicky Kurniawan, M Akbar, dan Ernando Ari. "Pemain-pemain muda cukup prospek," pungkas Aji Santoso. (hen)
Editor : Redaksi