'Bunga Desa' di Banyuwangi Bahas Soal Anak Putus Sekolah hingga Pertanian

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Banyuwangi--Program 'Bunga Desa' alias 'Bupati Ngantor di Desa' oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani terus berlanjut. Sejak pagi hingga sore, Bupati Ipuk berada di Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, yang berbatasan dengan Taman Nasional Alas Purwo.

[irp]

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Di Balai Desa Kalipait, Rabu (10/3/2021), Bupati Ipuk berkantor untuk membahas sejumlah permasalahan dengan aparat desa. Mulai anak putus sekolah, pemanfaatan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, sertifikat tanah, persampahan, hingga peningkatan kualitas produk hortikultura. Selama satu jam lebih, Ipuk berdiskusi dan mendengarkan apa yang perlu dilakukan untuk menjawab kebutuhan warga setempat.

"Ibaratnya, ini kami mendekati masalah. Jadi tidak meneropong dari jauh, tapi datang langsung ke desa. Cek, pantau, bahas bareng apa yang harus dilakukan. Kalau solusinya tidak bisa saat ini, dalam arti jangka menengah-panjang, nanti masuk di perencananaan Bappeda dan dinas terkait," ujarnya.

Seusai membahas masalah desa, Ipuk melanjutkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Pada Dinas Pendidikan, Bupati Ipuk menekankan pada akselerasi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ipuk ingin, IPM Banyuwangi yang telah masuk kategori tinggi dengan angka 70,06, bisa lebih ditingkatkan lagi.

Pemkab Banyuwangi juga melakukan layanan jemput bola, mulai layanan administrasi kependudukan hingga perizinan sektor mikro yang dibuka on the spot bagi warga.

"Dua hari sebelumnya diberi kabar kalau Bu Ipuk mau ke Kalipait, jadi sekalian saya mengurus surat-surat," kata Mardiyanto, warga setempat.

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

Ipuk juga langsung mendatangi warga yang sedang mengurus surat dan bertanya apa yang menjadi kendala selama ini. Kalau ada masalah, Ipuk langsung meminta dinas yang membidangi untuk memberikan solusi.

"Saya tadi urus izin usaha mikro. Cepat. Petugasnya sangat membantu," kata Lilik Handayani, seorang pemilik warung.

Kepala Desa Kalipait, Supriyono, mengapresiasi program bupati berkantor di desa.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

"Ini tidak sekadar kunjungan kerja, namun kami bisa dapat jawaban dan solusi langsung atas kesulitan kami selama ini," ujarnya

Supriyono juga menuturkan jika warga desa juga merasa senang dengan seringnya Bupati Ipuk turun ke desa.

"Warga juga sangat antusias datang ke balai desa, tapi kami selalu ingatkan harus selalu taati protokol kesehatan. Yang jelas, bagi kami ini sangat bermanfaat karena bupati jadi tahu detail masalah tiap desa, jadi solusinya tidak gebyah-uyah (tidak menyamakan dengan desa lainnya)," kata Supriyono. (mkr)

Editor : Apriliana Devitasari

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru