Sidak Dispendukcapil, DPRD Gresik Minta Pelayanan Administrasi Kependudukan di Bawean Dipermudah

klikjatim.com
Anggota DPRD Gresik saat berkunjung di Kantor Dispendukcapil Gresik. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.ComĀ | Gresik - Komisi I DPRD Kabupaten Gresik melakukan inspeksi mendadak di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Gresik pada Kamis (31/10/2019) pagi. Para anggota dewan meminta Dispendukcapil Kabupaten Gresik mempermudah pelayanan administrasi kependudukan di Pulau Bawean. Pasalnya, di sana ada banyak keterbatasan.

Salah satu anggota Komisi I DPRD Gresik, Bustami Hazim mengungkapkan, kunjungan DPRD Gresik ke Kantor Dispendukcapil untuk memastikan pelayanan bagi masyarakat berjalan lancar. Selain itu, mereka juga ingin berkoordinasi terkait beberapa kendala pelayanan administrasi kependudukan di wilayah Gresik. "Khususnya ini untuk wilayah Bawean yang ada di seberang sana," ujarnya.

Baca juga: Wujudkan Ekosistem Pendidikan Berkeadilan, Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 26 Sekolah di Kediri

[irp]

Politisi PKB tersebut menyatakan, di Bawean ada beberapa masalah pelayanan administrasi kependudukan. Sehingga, Komisi I DPRD Gresik meminta Dispendukcapil Gresik membangun sistem utama di Bawean untuk mempermudah warga sana.

"Rencananya Dispendukcapil Gresik akan melakukan survei 2 sampai 5 hari di Pulau Bawean pada pertengahan bulan November nanti," jelasnya

Ditambahkan, permasalahan di Bawean terkait pelayanan administrasi ada dua hal, yaitu sumber daya manusianya dan jaringan internet.

Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed

"Hari ini semua sudah serba online dan digital. Sehingga, juga dibutuhkan sumberdaya manusia dari Dispendukcapil yang mumpuni. Jaringan internet juga harus diperkuat lagi," katanya.

[irp]

Selama ini, warga Bawean harus mengurus administrasi kependudukan sampai beberapa hari di Gresik. Sebab permasalahan administrasi kependudukan warga Bawean ini cukup banyak.

Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan

Sehingga kalau tidak selesai di Bawean pasti akan dibawa ke Gresik. Ke depan, DPRD Gresik berharap sudah ada pelayanan administrasi yang ada di Bawean sehingga masyarakat tidak perlu ke Gresik mengurus administrasi kependudukan.

Kepala Dispendukcapil Gresik, Khusaini menyatakan sudah siap terkait peningkatan pelayanan di Bawean. Pada pertengahan November 2019 akan diadakan survei lapangan untuk mengecek kesiapan jaringan dan sumber daya manusia yang ada di Bawean.

"Kami usahakan awal 2020 sudah siap," pungkasnya. (iz/bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru