KLIKJATIM.Com | Surabaya—Penghasilan penjual di Sentra Wisata Kuliner (SWK) RMI di Jalan Ngagel Jaya Selatan Surabaya menurun selama masa pandemi. Wakil Wali Kota Surabaya Armudji berencana menggunakan produk para pedagang di acara Pemkot Surabaya.
[irp]
Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg
Armudji mengatakan, selama masa pandemi memang pengunjung di SWK Surabaya turun, otomatis omzet para pedagang di sentra kuliner pun juga menurun hingga 50 persen. Untuk meningkatkan omzet para pedagang, Armudji memiliki rencana menggunakan produk makanan dan minuman di setiap acara Pemkot Surabaya.
“Misalnya di acara-acara rapat atau kegiatan, nantinya konsumsinya bisa kita ambilkan dari produk pada pedagang di SWK ini,” katanya saat berkunjung di SWK RMI Surabaya, Kamis (4/3/2021).
Baca juga: Korban Meninggal Kecelakaan Perempuan Mabuk Terima Santunan Rp 267 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
Dengan cara seperti, lanjut Armudji, omzet pedagang minimal tidak terlalu jembol dan masih tetap bisa stabil. Armudji telah meminta jajarannya meninventarisir produk para pedagang yang sekiranya bisa dijadikan bahan konsumsi di setiap kegiatan Pemkot Surabaya.
"Ada belut, terus penyetan-penyetan ikan wader, dan sebagainya. Minumannya juga gitu ada seperti kacang ijo. Nah, ini yang tentunya harus kita ambil supaya pemerintah kota bisa membantu daripada musim pandemi ini," tutur dia.
Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Periksa 22 Saksi
Armudji menjelaskan, selain dalam rangka meningkatkan omzet para pedagang, digunakannya produk pedagang itu juga sebagai ajang promosi.
"Kita di samping untuk mempromosikan, pemerintah kota juga mau mengambil makanan yang mereka jual. Yang penting higienis, dan sudah dalam tataran makanan yang sudah layak," pungkas pria yang akrab disapa Cak Ji. (mkr)
Editor : Redaksi