KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Upaya pencegahan kebakaran lahan dan hunian di Kabupaten Bojonegoro terus dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Bahkan, petugas pemadam kebakaran rutin melakukan patroli keliling desa.
Meski upaya pencegahan terus digalakkan, selama Agustus hingga Oktober 2019 telah terjadi 119 kebakaran. Tercatat sebanyak 26 rumah hangus terbakar, 11 tempat usaha juga terbakar api, kemudian rumput dan bambu ada 43 yang terbakar. Hutan di Kabupaten Bojonegoro juga tak luput dari sasaran amuk api. Total ada 38 lahan hutan yang terbakar. Sementara 1 kebakaran lahan lagi dikategorikan sebagai kebakaran biasa dan tidak berbahaya.
Baca juga: Antisipasi Banjir, TNI dan Warga Sukorejo Gotong Royong Bersihkan Sungai Avur
[irp]
“Fokus kami sebenarnya malah pada agenda pencegahan kebakaran kepada masyarakat. Kami sering melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran,” kata Kepala Dinas Damkar Bojonegoro, Andik Sujarwo, Senin (28/10/2019).
Dijelaskan Andik, kebakaran sering terjadi akibat kelalaian warga sendiri. Misalnya, seringkali kebakaran diakibatkan korsleting listrik dan kebocoran tabung gas. Ada juga diakibatkan membakar sampah hingga menjalar ke pemukiman warga.
“Petugas pemadam di lapangan juga keliling ke desa-desa. Itu kami lakukan sebagai upaya pencegahan,” lanjut Andik.
Selain itu, lanjut Andik, Dinas Damkar Bojonegoro juga memiliki program sosialisasi pencegahan kebakaran kepada warga. Program itu telah dilaksanakan di sekolah mulai tingkat dasar hingga sekolah tingkat menengah.
Baca juga: Lewat SAPA BUPATI, Warga Sampaikan Jalan Rusak dan PJU, Bupati Bojonegoro Instruksikan Tindak Lanjut
[irp]
“Termasuk di sekolah mulai SD hingga SMA. Kami juga sosialisasi kepada aparatur di tingkat desa agar diteruskan kepada warganya,” jelasnya.
Dinas Damkar Bojonegoro memiliki tujuh pos pembantu untuk menanggulangi kebakaran. Sebanyak 14 unit mobil damkar disiagakan selama 24 jam. Memang terjadinya kebakaran di tahun 2019 tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Paling parah korban hanya mengalami luka-luka. Namun, dari seluruh total kebakaran tersebut diperkirakan kerugian materialnya mencapai Rp 3,8 miliar. (af/mkr)
Baca juga: Banjir Jalur KA Pekalongan, Ratusan Penumpang di Bojonegoro Batalkan Tiket
Editor : Redaksi