KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Meski Orang Dengan HIV-Aids (ODHA) masuk dalam kategori bukan penerima vaksin Covid-19, namun mereka tetap berpeluang bisa divaksin jika memenuhi dua syarat. Yaitu ODHA yang memiliki CD4 > 200 dan virulensi di dalam tubuhnya masuk kategori undetected. Sehingga kurang lebih 900 ODHA di Kabupaten Tulungagung pun diminta agar tetap bersiap-siap dan rutin memeriksakan diri ke sejumlah fasilitas kesehatan.
[irp]
Hal ini disampaikan oleh Kasi P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Muhroji pada Jumat (19/2/2021). “Sudah kita minta mereka untuk periksa CD4 sejak Januari lalu, di rumah sakit bisa kok melayani pemeriksaan CD4,” ujarnya.
Lebih lanjut, permintaan pemeriksaan CD4 ini agar dilakukan di lokasi yang sudah ditentukan. Dari hasil itu nanti akan digunakan sebagai data pelengkap untuk memperoleh vaksin Covid-19, atau tidak?
“Kalau lebih dari 200 boleh ikut vaksin, kalau di bawahnya tidak boleh. Karena kalau pun divaksin tidak akan membentuk kekebalan yang diharapkan,” jelasnya.
Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil
Muhroji menjelaskan, untuk pemeriksaan virulensi di dalam tubuh sudah dilakukan saat bulan bakti virulensi yang diadakan oleh Pemprov Jawa Timur pada bulan Desember 2020 lalu. Walaupun belum semua ODHA bisa mengikuti kegiatan ini, tapi sebagian besar disebut sudah mengikutinya.
“Syaratnya kan salah satu saja, CD4 atau virulensi, kalau kita pemeriksaan virulensi nunggu bulan virulensi, kalau kondisi tubuh baik dan rutin Arv hasil virulensinya undetected tapi kalau masih detected, ya perlu pemeriksaan lagi,” terangnya.
Muhroji menyebut, jika CD4 di dalam tubuh ODHA > 200, maka hal itu menandakan jumlah sel limfosit atau sel kekebalatn tubuh di dalam tubuhnya baik dan bisa menerima vaksin. Karena jika jumlahnya kurang dari angka tersebut, maka belum bisa menerima vaksin.
Angka CD4 bisa naik ketika yang bersangkutan rutin menjaga pola hidup sehat, termasuk mengkonsumsi paket obat ARV yang diberikan oleh pemerintah. “CD4 itu semakin banyak artinya kekebalan kita semakin baik,” pungkasnya. (Iman/nul)
Editor : Redaksi