KLIKJATIM.Com I Tulungagung - Keterancaman kondisi Candi Mirigambar yang ada di desa Mirigambar kecamatan Sumbergempol Tulungagung menjadi alasan pemugaran candi oleh BPCB Jawa Timur di tahun ini.
[irp]
Baca juga: Buka Pintu Bagi Warga Sekitar, Daycare Petrokimia Gresik Raih Apresiasi dari Menteri PPPA
Hal ini disampaikan oleh Kepala BPCB Jawa Timur, Zakaria Kasimin yang ditemui tim liputan di Candi Mirigambar pada Jumat (19/02) tadi pagi.
Zakaria mengatakan, butuh waktu 10 bulan untuk menyelesaikan pemugaran candi yang aktif digunakan pada abad ke XIII hingga akhir abad ke XIV tersebut.
"Pertimbangan lainnya kita melihat keterancaman benda cagar budayanya dulu, karena kalau tidak dilakukan sekarang bisa semakin parah," ujarnya.
Zakaria menyebut, kondisi candi yang tersusun dari batu bata merah ini tidak mengalami banyak perubahan sejak ditemukan pada jaman Belanda.
Kondisinya sudah miring sejak pertama kali ditemukan, kemudian struktur batunya sudah melesat dan bagian atasnya sudah miring sehingga tanpa ada gempa sekalipun dikhawatirkan candi ini akan runtuh, karena daya dukung tanah dan batuannya sudah lapuk.
Hal ini dibuktikan dari foto foto dan dokumen sejak pertama kali candi tersebut ditemukan.
Baca juga: Antrean Pertalite Mengular di Sumenep, Bupati Fauzi Minta Warga Kurangi Perjalanan Tak Mendesak
Untuk menyelesaikan pemugarannya dianggarkan hingga Rp 900 juta.
"Daya dukung tanah dan batuannya sudah lapuk, kondisi ini yang membuat candi miring dan bisa saja runtuh walaupun ndak ada gempa," jelasnya.
Pihaknya menjelaskan dalam pemugaran candi ini pihaknya tidak akan menambah maupun mengurangi orname maupun relief candi Mirigambar, yang dilakukan pihaknya hanyalah mengembalikan seperti data dan dokumen seperti saat pertama kali ditemukan.
Bahkan pihaknya juga tengah mempersiapkan lokasi di sekitar candi yang digunakan untuk proses lokasi sementara batu batu bata merah yang tersusun di candi, selama proses pemugaran dilakukan.
"Untuk relief yang rusak maupun berlubang seperti tadi ya kita kembalikan seperti semula, kita tidal bisa berimajinasi," tegasnya.
Selama tahun 2021 ini pihaknya menargetkan pemugaran Candi Mirigambar bisa diselesaikan, begitu juga dengan finishing candi Sanggrahan di kecamatan Boyolangu Tulungagung. (iman/bro)
Editor : Redaksi