Butuh 7 Jam dan 14 Unit Damkar Untuk Padamkan Api Pasar kepohbaru

klikjatim.com
Pasca kebakaran di Pasar Kepohbaru Bojonegoro, 350 kios kini tinggal puing dan arang.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Kebakaran yang melanda Pasar Kepohbaru, Bojonegoro, Kamis (18/2/2021) malam akhirnya bisa dipadamkan pada Jumat (19/2/2021) dini hari pukul 02.50. Untuk memadamkan api tersebut, dibutuhkan waktu 7 jam dan mengerahkan 14 unit mobil Damkar. Saat ini kondisi 350 kios di pasar Kepohbaru rata dengan tanah hanya tersisa arang dan puing bekas kebakaran.

 

Baca juga: APBD Bojonegoro 2026 Tembus Rp6,49 Triliun: Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Jadi Prioritas Utama

[irp]

Empat belas mobil pemadam dikerahkan, baik dari Kota Bojonegoro, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Tuban. Kebakaran belum bisa dipastikan penyebab dari kebakaran pasar tersebut. "Masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Ahmad Gunawan Jum'at (19/2/2021)

Dikatakan, pemadaman pasar Dinas pemadam Bojonegoro mengerahkan 7 unit Fire truck dan water supply Dinas Damkar Bojonegoro, 2 unit water supply BPBD bojonegoro, 2 unit dari Damkar Lamongan, 3 unit dari Damkar Tuban beserta 50 personil dari Dinas Damkar Bojonegoro, 8 personil dari Damkar Tuban, 8 personil dari Damkar Lamongan, serta 9 personil BPBD bojonegoro. 

"Alhamdulillah api dapat di Padamkan pukul 02.30 WIB," imbuhnya

Menurutnya, ada 350 lebih kios atau lapak atau lesehan dan berbagai macam dagangan seperti kios kain, pakaian jadi, sembako, sayur mayur dan kios warung makan minum. Sedangkan untuk taksir kerugian masih dalam perhitungan.

Baca juga: Sepatu Nyangkut di Bangunan Rusun, Damkarla Bojonegoro Bertindak

Seperti diberitakan sebelumnya, Pasar Desa Kepoh Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro ini terbakar diperkirakan pukul 20.30 WIB, Kamis (18/2/2021) malam dan api dapat dipadamkan pukul 02.50 WIB. Unsur yg terlibat dari Polri, TNI, BPBD, Damkar Tuban, Damkar Lamongan, Satpol PP, Forpimka Kecamatan Kepohbaru, Perangkat Desa dan masyarakat setempat. (rtn)

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru