KLIKJATIM.Com I Malang - Pemberian vaksin dosis kedua bagi sejumlah tenaga kesehatan di Kota Malang sudah mencapai angka 60 persen. Ada sekitar 6.348 orang tenaga kesehatan yang sudah divaksin, dari jumlah total sebanyak 12.160 orang tenaga kesehatan.
[irp] "Untuk vaksinasi dosis kedua sudah ada sebanyak 6.348 tenaga kesehatan," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni.
Baca juga: Program ESDM Dipertanyakan, 5 Motor Listrik Konversi Pemkab Jember Diduga Mangkrak dan Tak Terawat
Dengan presentase tersebut ujar Winarni, pihaknya menargetkan pemberian vaksin dosis kedua bagi tenaga kesehatan di Kota Malang bakal rampung pada 21 Februari 2021, nanti. Sri mengungkapkan, ada sebanyak 12.160 tenaga kesehatan yang sudah diberikan dosis pertama. Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah vaksin yang diterima Kota Malang, yaitu sebanyak 24.320 vial (penampung cairan, bubuk, atau tablet farmasi dari botol kaca atau plastik).
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
Sementara itu, untuk vaksinasi tahap kedua dengan sasaran vaksinasi mulai dari pelayanan publik, TNI-Polri hingga lansia ditargetkan dilakukan pada Maret mendatang. Winarni mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu pendataan dari masing-masing instansi seperti TNI-Polri hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyetorkan data jumlah orang yang diusulkan untuk divaksin. Sementara itu untuk kategori lansia, kata Winarni, pihaknya sudah mendapatkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang terkait jumlah lansia di Kota Malang. "Sesuai data dari Dispendukcapil jumlah penduduk Kota Malang usia 60 tahun ke atas adalah 123.143 orang," jelasnya. Dari jumlah tersebut ujar Winarni, Dinkes Kota Malang akan melakukan screening lebih lanjut untuk memilah lansia yang masuk dalam kriteria vaksinasi sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RS). "Kami akan lakukan screening terlebih dahulu sebelum dilakukan vaksinasi. Serta sosialisasi dan edukasi juga terus kami lakukan," pungkasnya. (ris)
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Editor : Redaksi